Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Kayu Lapis (Plywood) Skala Ekspor Menggunakan Metode Seven Tools dan New Seven Tools Devani, Vera; Fauziah, Ifa
Rekayasa Vol 17, No 1: April, 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v17i1.20585

Abstract

Perusahaan kayu lapis ini adalah perusahaan yang memproduksi kayu lapis, blockboard, dan polyester. Dalam proses pembuatan kayu lapis masih ditemukan produk cacat dengan persentase rata-rata dari bulan September 2020 sampai dengan februari 2021 (23,94%) melebihi standar perusahaan (2,5%) sehingga tidak dapat di ekspor. Metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan kualitas pada penelitian ini adalah Metode Seven Tools. Metode Seven Tools adalah metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan kualitas dalam proses produksi. Metode New Seven Tools merupakan metode untuk memetakan permasalahan kualitas secara terstruktur untuk mempermudah dalam pengambilan keputusan terhadap tindakan usulan perbaikan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan cacat dominan yang menjadi prioritas perbaikan kualitas, menentukan penyebab kecacatan dominan dan hubungan sebab-akibat, menentukan usulan perbaikan yang tepat untuk meminimasi cacat dominan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa jumlah cacat dominan terdapat pada jenis cacat lekang samping dengan jumlah cacat sebesar 18.976 dengan presentase cacat sebesar 61,17%. Jenis cacat dominan berikutnya adalah gembung dengan jumlah cacat sebesar 7.721 dengan presentase 24,89%. Faktor penyebab cacat lekang samping dan gembung yang paling berpengaruh terhadap kualitas kayu lapis adalah kadar air pada material kayu 21%, panas platen pada mesin hot press tidak rata, serta lem kayu tidak merata pada lembaran kayu dengan skor 9. Adapun usulan yang diberikan dan dapat diterapkan kepada perusahaan PT. Asia Forestama Raya adalah memberikan pelatihan kepada operator setiap tiga bulan, melakukan pengecekan dan perawatan mesin setiap bulan, mengganti roll pada mesin glue spreader serta melakukan inspeksi bahan baku setiap hari kerja.
Investigating The Impact of The 3cm Model on Enhancing Students’ Critical Thinking Skills Janah, Nur; Fauziah, Ifa; Siswanto, Deny Hadi
Contemporary Education and Community Engagement (CECE) Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/cece.v3i1.1462

Abstract

This research aims to assess the effect of the Cool, Critical, Creative, and Meaningful (3CM) learning model in improving students' critical thinking skills on the topic of matrices. A quantitative approach was used, employing a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest format. The study involved 30 11th-grade science students from SMA Muhammadiyah Mlati. The instruments for this research included a critical thinking skills test based on the indicators of Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, and Overview, as well as a student perception questionnaire regarding the 3CM learning model. The validity and reliability tests showed that all instruments were valid and reliable. Tests for normality and linearity confirmed that the data were normally distributed and exhibited a significant linear relationship. Regression analysis demonstrated a positive and significant correlation between the 3CM model and students’ critical thinking skills (sig. = 0.003 < 0.05), with the model explaining 27.7% of the variance. The average pretest score of 61.56 increased to 85.80 in the posttest, with the greatest improvement observed in the Situation indicator. These findings indicate that the 3CM model is effective in enhancing students' critical thinking skills and contributes to the development of innovative teaching strategies in mathematics education.