Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Keselamatan dan Kenyamanan Pejalan Kaki Dalam Penggunaan Fasilitas Penyeberangan Jalan di Kota MAKASSAR Prattyni, Vinsensia Paola
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v2i3.3621

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki yang menggunakan fasilitas penyeberangan jalan di Kota Makassar. Menggunakan metodologi kualitatif, studi ini menggabungkan tinjauan literatur dan penelitian perpustakaan untuk menganalisis data dan kerangka teori yang ada terkait infrastruktur pejalan kaki. Temuan menunjukkan bahwa meskipun fasilitas penyeberangan yang ditetapkan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki, banyak tantangan yang masih ada. Masalah seperti pencahayaan yang tidak memadai, perawatan yang buruk, dan aksesibilitas yang tidak mencukupi untuk individu dengan disabilitas secara signifikan mengurangi kenyamanan dan keselamatan pengguna. Selain itu, analisis mengungkapkan kurangnya kesadaran publik mengenai penggunaan yang benar dari fasilitas ini, yang semakin memperumit pengalaman pejalan kaki. Studi ini menekankan perlunya perencana kota dan pembuat kebijakan untuk mengadopsi pendekatan yang lebih holistik, mengintegrasikan umpan balik komunitas dalam desain dan pemeliharaan infrastruktur pejalan kaki. Rekomendasi termasuk meningkatkan visibilitas fasilitas melalui pencahayaan yang lebih baik, jadwal pemeliharaan yang rutin, dan kampanye pendidikan yang bertujuan untuk mempromosikan perilaku pejalan kaki yang aman. Dengan mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi pada lingkungan perkotaan yang lebih ramah pejalan kaki di Makassar, pada akhirnya menciptakan pengalaman berjalan yang lebih aman dan menyenangkan bagi penduduk. Studi ini menjadi sumber dasar untuk penelitian masa depan tentang mobilitas perkotaan dan keselamatan pejalan kaki, menekankan pentingnya memprioritaskan kebutuhan pejalan kaki dalam inisiatif pengembangan perkotaan.
Utilization of AI Technology in Sustainable Integrated Water Resource Management Prattyni, Vinsensia Paola
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i2.5775

Abstract

Water resource management has become increasingly complex as climate change, population growth, and land-use expansion intensify pressure on global water systems. Integrated Water Resource Management (IWRM) offers a holistic approach to balancing ecological, social, and economic water needs; however, traditional methods often fall short in addressing real-time variability and long-term sustainability challenges. In response, the advancement of Artificial Intelligence (AI) provides transformative opportunities to enhance hydrological prediction, dynamic monitoring, and decision optimization within the IWRM framework. This study aims to (1) explore the potential and challenges associated with AI adoption in sustainable integrated water-resource management, (2) propose a conceptual framework that integrates AI with IWRM through physical modeling, real-time monitoring, and decision-support optimization, and (3) offer technical and policy recommendations for implementing AI in national water sectors, with a specific emphasis on Indonesia. Using a qualitative literature-based methodology, this research synthesizes findings from scientific publications, institutional reports, and empirical case studies. The results indicate that AI significantly improves streamflow forecasting, water-quality prediction, automated system control, and multi-objective water allocation. Despite these benefits, challenges such as data scarcity, limited model interpretability, technological infrastructure gaps, and governance constraints hinder effective implementation. The proposed framework demonstrates how AI can be operationalized across hydrological modeling, sensor-based monitoring, and decision-support engines to strengthen IWRM outcomes. Overall, the study highlights the urgent need for strategic investment, regulatory readiness, and capacity building to unlock AI’s full potential in achieving sustainable and resilient water governance.