Najib Irsyadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBEDAH QIRA’AT DALAM KISAH NABI MUSA: TELAAH TAFSIR AL-RAZI ATAS SURAH AL-QASAS Athaillah Gheits; Muhammad Syaifa; Muhammad Rayyan Zaidan; Najib Irsyadi
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18 No. 1 (2025): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63216/annahdhah.v18i1.464

Abstract

Abstrak: Kajian qira’at Al-Qur’an tidak hanya penting dalam aspek teknis bacaan, tetapi juga berperan signifikan dalam tafsir dan pemahaman makna Al-Qur’an. Perbedaan ragam qira’at dapat memengaruhi penafsiran terhadap makna ayat, terutama dalam kisah-kisah Al-Qur’an yang sarat pesan moral dan teologis. Artikel ini bertujuan untuk menelaah bagaimana ragam qira’at dalam kisah Nabi Musa, khususnya dalam Surah al-Qasas, ditafsirkan oleh Fakhr al-Din al-Razi dalam Tafsir al-Kabir. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis tekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa ragam qira’at dalam Surah al-Qasas memunculkan nuansa makna yang memperkaya penafsiran kisah Nabi Musa, dan meskipun al-Razi tidak selalu membahas varian qira’at secara eksplisit, pendekatan analitis dan rasionalnya dalam tafsir memberikan wawasan mendalam tentang implikasi qira’at terhadap pemahaman teologis dan etika dalam kisah tersebut. Kata Kunci: Qira’at Al-Qur’an, Kisah Nabi Musa, Surah Al-Qasas.
SUITABILITY ANALYSIS OF YASIN BOOK WITH INDONESIAN STANDARD MANUSCRIPTS (MSI) Mohd Amin Abbas; Najib Irsyadi
Nida Al-Qur'an: Jurnal Pengkajian Islam Vol. 6 No. 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu Al-Qur`an Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62990/nida.v6i1.265

Abstract

The rapid publication of Al-Qur’an mushafs in Indonesia requires the application of consistent standards to maintain the sanctity of the recitation. The Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an (LPMQ) was established to ensure that every published mushaf adheres to the agreed-upon guidelines to preserve the integrity of Al-Qur’an recitation. This study aims to ensure that the Yasin books used in religious activities in Indonesia comply with the Mushaf Standar Indonesia (MSI), with the goal of preventing recitation errors that could affect the understanding and sanctity of the Al-Qur’an. The approach used in this study is library research with a qualitative descriptive method, relying on written sources such as books, manuscripts, and relevant articles. This research also collects primary data in the form of books discussing MSI and secondary data from various relevant scholarly journals. All collected data were analyzed using the interactive analysis model of Huberman and Miles. The book studied is "Surat Yasin, Tahlil, dan Istighasah," published by Afif Media Surabaya. The results of this study show several discrepancies in the book’s writing, particularly related to the use of Hamzah wasl, placement of waqaf marks, and application of mad thabi'i. However, these discrepancies are primarily due to differences in the application of printing guidelines across various editions of the Al-Qur’an, especially earlier printings that tend to adopt Middle Eastern writing styles