Saediman , Saediman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pendapatan Masyarakat yang Terkait Dengan Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan Arham , Arham; Saediman , Saediman; Hidrawati , Hidrawati
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui Pendapatan masyarakat yang terkait dengan perkebunan kelapa sawit Di Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan, (2) Kontribusi perusahan kelapa sawit terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kecamaatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masayarakat yang terkait dengan perkebunan kelapa sawit meluputi masyarakat petani mandiri kelapa sawit, masyarakat yang bermitra plasma kepada perusahan perkebunan kelapa sawit dan  masyarakat yang bekerja di perusahan perkebunan kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah Stratified Random Sampling. Besar jumlah petani responden yang akan diambil dalam dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis data menggunakan analisis pendapatan dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Total pendapatan petani mandiri kelapa sawit yaitu sebesar Rp 238.424.833, Selanjutnya total pendapatan masyarakat yang bekerja di perusahaan lebih banyak mendapatkan gaji di atas UMR dan pendapatan masyarakat yang bermitra lebih dominan responden dengan pendapatan kurang dari Rp500.000. (2) Kontribusi perusahaan terhadap peningkatan pendapatan dapat disimpulkan bahwa 92,31% dari seluruh responden menjawab perusahaan cukup kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Bidang lainnya seperti bidang lapangan kerja disimpulkan bahwa 94,23% dari seluruh responden menjawab perusahaan berkontribusi tinggi dalam bidang lapangan kerja, di bidang pendidikan sebanyak 69,23% dari seluruh responden menjawab tidak ada kontribusi perusahaan selanjutnya di bidang kesehatan sebanyak 57,695% dari seluruh responden menjawab tidak ada kontribusi perusahaan kemudian di bidang transportasi sebanyak 57,69 % dari seluruh responden menjawab tidak ada kontribusi perusahaan di bidang transportasi serta di bidang perputaran ekonomi sebanyak 53,84% dari seluruh responden menjawab kontribusi perusahaan terhadap perputaran ekonomi tinggi dan di bidang sosial budaya sebanyak 75% dari seluruh responden menjawab tidak ada kontribusi perusahaan di bidang sosial budaya.
ANALISIS STRATEGI PEMERINTAH DAERAH KONAWE SELATAN DALAM MENGHADAPI KELANGKAAN MINYAK GORENG Sulkifli , Sulkifli; Saediman , Saediman; Rosmawaty , Rosmawaty
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas strategi yang diambil pemerintah daerah Konawe Selatan dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng. Lokasi penelitian ini bertempat di Kabupaten Konawe Selatan sebagai salah satu wilayah yang terkena dampak kelangkaan minyak goreng di Indonesia, yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan April 2023. Informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive dan berjumlah sebanyak lima informan dengan mempertimbangkan jabatan dan wewenang, antara lain pihak Dinas Pertanian Konawe Selatan, Dinas ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konawe Selatan serta BAPPEDA Konawe Selatan sebagai pihak pengambil keputusan (decision maker) dan Dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo sebagai pihak yang dianggap ahli (expert). Data diambil dan dianalisis menggunakan metode AHP, yang  bertujuan  untuk  menentukan  pilihan  terbaik  dari  beberapa  alternatif yang dapat diambil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi prioritas Pemerintah Daerah Konawe Selatan dalam menghadapi kelangkaan minyak goreng yaitu efektifitas kebijakan (0,271), urgensi kebijakan (0,216), ketersediaan sumberdaya (0,183), kesesuaian visi misi pemerintah daerah (0,173) dan ketersediaan anggaran (0,149) dengan nilai inconsistency sebesar 0,05.