Framica, Esterina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA DALAM PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK KHAS KECAMATAN MENYUKE Framica, Esterina; Annur, Muhammad Firman
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7179

Abstract

This study aims to delve deeper into the ethnomathematical concepts embedded in the traditional game of Engklek, originating from the Menyuke District. Engklek is regarded as an embodiment of ethnomathematics, specifically the application of mathematical concepts within the local cultural context. Consequently, Engklek is not merely a traditional recreational activity but also holds potential as an effective instrument in the process of mathematics education. This research adopts a descriptive qualitative approach, employing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Data sources are gathered from various stakeholders, including community leaders, local residents, children, and parents who still actively engage in playing Engklek. The research findings reveal that the game of Engklek integrates a diverse array of mathematical concepts, such as number sequences, geometric shapes (squares, rectangles, semicircles), symmetry, and simple geometric transformations. Furthermore, Engklek plays a role in enhancing numeracy skills, logical thinking abilities, spatial aptitude, and motor coordination among children. The cultural values encompassed within include a spirit of collaboration, sportsmanship, and adherence to established rules. Thus, Engklek can be optimally utilized as a contextual and enjoyable medium for mathematics learning, while simultaneously preserving local cultural heritage. ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk menggali lebih dalam konsep etnomatematika yang terdapat dalam permainan tradisional engklek yang berasal dari Kecamatan Menyuke. Engklek dianggap sebagai perwujudan etnomatematika, yaitu penerapan konsep matematika dalam konteks budaya setempat. Oleh karena itu, engklek bukan hanya sekadar aktivitas rekreasi tradisional, melainkan juga berpotensi menjadi instrumen yang efektif dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, penduduk setempat, anak-anak, serta orang tua yang masih aktif memainkan engklek. Hasil penelitian mengungkap bahwa permainan engklek mengintegrasikan beragam konsep matematika, seperti urutan bilangan, bentuk-bentuk geometri (persegi, persegi panjang, setengah lingkaran), simetri, dan transformasi geometri yang sederhana. Selain itu, engklek juga berperan dalam meningkatkan keterampilan berhitung, kemampuan berpikir logis, kecakapan spasial, dan koordinasi motorik pada anak-anak. Nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya meliputi semangat kerja sama, sportivitas, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Dengan demikian, engklek dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran matematika yang kontekstual dan menyenangkan, sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.