Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The development of guided inquiry-based mathematics student’s worksheet on algebra material in eighth grade students in SMP / MTs in Landak Regency Annur, Muhammad Firman; Annurwanda, Pradipta; Suprihatiningsih, Siti
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v7i2.25365

Abstract

This research is motivated by the lack of practical use of student worksheets in schools. This research is development research. The product developed and tested in the form of guided inquiry-based worksheets on Algebra material for eighth grade MTs students. The development model used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The purpose of this research is to develop guided inquiry-based worksheets that fulfill the aspects of validity, practicality, and effectiveness to help class VIII MTs to better understand the algebraic material. The subject of this study was the eighth-grade students of MTs 1 Landak. The instruments used were validation sheets, observation sheets, and learning outcome tests. The results of instrument validation are categorized as valid with the level of material validation of 76.25% and media validation of 78.7%. The results of LKS implementation observations found a practical level of 78.3%. Learning test results students find an average test of learning outcomes obtained by students of 77.7 with a percentage of classical completeness of students by 80%. The results of this test indicate that LKS is included in the sufficient category.
PENGUATAN KONSEP MATEMATIKA DASAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Rizki Nurhana Friantini; Rahmat Winata; Pradipta Annurwanda; Siti Suprihatiningsih; Muhammad Firman Annur; Bernadeta Ritawati; Iren
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.27 KB) | DOI: 10.46306/jabb.v1i2.55

Abstract

Konsep pada matematika saling berkaitan dan menjadi prasyarat satu dengan lainnya. Oleh karena itu pmahaman konsep dasar sangat penting untuk dikuasai anak. Penguasaan konsep sebaiknya dimulai dari dini yaitu pada anak usia sekolah dasar, karena konsep yang tertanam kuat pada anak sejak dini dapat membuat anak mudah mengikuti pembelajaran matematika dan menguasai konsep yang lebih kompleks selanjutnya. Hal ini tentunya membantu anak untuk menghindari kesulitan dalam belajar matematika dan justru meningkatkan keberhasilan belajar matematika. Oleh karena itu kegiatan penguatan konsep matematika dasar menjadi penting dan perlu untuk dilakukan. Anak usia sekolah dasar yang yang berada pada usia dimana masih membutuhkan bimbingan dan motivasi sangat memerlukan adanya kegiatan semacam ini untuk membantu mereka dalam belajar matematika. Kegiatan penguatan konsep matematika dasar ini dilakukan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Landak dengan sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar yang tinggal di sekitar perpustakaan daerah. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan dari bulan Oktober-November 2020 terhadap sekitar 38 anak usia sekolah dasar. Dari hasil evaluasi diperoleh persentase ketuntasan belajar sebesar 82% yang menunjukkan bahwa kegiatan penguatan konsep matematika dasar pada anak usia sekolah dasar ini efektif dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan.
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Firman Annur; Hermansyah Hermansyah
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 11, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v11i2.2544

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan kesulitan-kesulitan yang di hadapi mahasiswa dalam pembelajaran daring mata kuliah aljabar abstrak selama masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Pendidikan Matematika STKIP Pamane Talino Ngabang yang mengambil mata kuliah Aljabar Abstrak. Wawancara think aloud dijadikan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini. Wawancara jenis ini memungkinkan subjek untk benar-benar menyuarakan apa yang dipikirkannya selama pembelajaran. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi beberapa kesulitan yang digolongkan menjadi kesulitan teknis, kesulitan adaptasi dan ketidaksiapan pengajar. Untuk mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut, perlu adanya pengembangan strategi pembelajaran yang mampu menunjang percepatan adaptasi mahasiswa dalam pembelajaran daring. Selain itu, pengajar (dosen) juga harus meningkatkan kemampuan TIK-nya agar dapat menggunakan media pembelajaran daring yang lebih bervariasi sesuai dengan kesulitan teknis yang dihadapi. Abstract:  The aim of this research is to describe student’s difficulties when taking  abstract algebra online class at COVID-19 pandemic era. The type of this research is qualitative descriptive. The subject of this research are sixth semester students of Math department of STKIP Pamane Talino Ngabang whom take the abstract algebra online class. The instrument for collecting the data of this research is think aloud interview. This kind of interview make it possible to get the real thoughts of subject research about their difficulties during the online class.  The result showed that students face some difficulties which classified as technical difficulty, student’s adaptation difficulty, and teacher’s unpreparedness. To tackle those difficulties, development for learning strategy is a must. The development that able to bolster student’s adaptation during online class. Futhermore, teacher also have to improve their computational so that they can utilize varied online learning media that suitable for any difficulties.
Analisis Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Mahasiswa Maharani Fatima Gandasari; Muhammad Firman Annur; Doni Pranata; Agnes Dwiana Widi; Ibrah Fastabiqi Bawana Mukti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3922

Abstract

Sebagai bentuk persiapan akan adanya tugas akhir mahasiswa setidaknya memiliki adanya penguatan dan kemampuan menulis karya ilmiah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis 1) kemampuan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah, 2) kemampuan mahasiswa menulis artikel sesuai dengan sistematikanya, dan 3) kemampuan mahasiswa dalam menggunakan ejaan bahasa Indonesia. Penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data adalah mahasiswa Universitas Tanjungpura dan Mahasiswa Universitas Santo Agustinus Hippo angkatan 2019. Teknik yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data yaitu adalah tes. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Tahapannya mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya yaitu, kemampuan mahasiswa dalam menulis sistematika artikel ilmiah. Sebanyak 30 mahasiswa atau 76% masuk kedalam kategori dapat menulis sistematika artikel ilmiah. Kemudian sebanyak, 5 mahasiswa atau 24% masuk kedalam kategori perlu bimbingan. Kemampuan mahasiswa dalam menulis isi artikel ilmiah sebanyak 65% masuk dalam kategori baik atau sudah bisa menulis dan 35% mahasiswa masuk kategori perlu bimbingan. Kemudian Kemampuan menggunakan ejaan bahasa Indonesia didapati bahwa ada kesalahan mahasiswakurang banyak membaca jenis dan contoh karya ilmiah sehingga dianggap masih kurang.
Development of Tennis Achievements by Using Half the Competition Maharani Fatima Gandasari; Ghana Firsta Yosika; Erna Yantiningsih; Muhammad Firman Annur
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sports tennis is one of the sports that is included in 1 sports subject in the PKO study program. Where one of them is a tennis coaching course. In this semester, the field tennis event made a breakthrough in the form of a field tennis event within the PKO study program. The purpose of this service activity is to assist in making the 2023 PKO competition tennis championship event. This service activity consists of 3 stages including the preparation stage, the implementation stage and finally the evaluation stage. The results of implementing this competition tennis event consistently and continuously show an increase in tennis achievement for students of the PKO FKIP Study Program, Tanjungpura University.
PENGARUH MINAT BELAJAR DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA ANNUR, MUHAMMAD FIRMAN; RITAWATI, BERNADETA; YENI, YENI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i1.4486

Abstract

ABSTRACT This research was motivated by the condition of class VII students at State Junior High School 9 Ngabang, students as a result of observations in March 2024 which showed that the average student test scores were still below the Minimum Completeness Criteria. This condition was suspected to be related to students' lack of learning habits and low interest in learning.  This research aims to confirm the existence of the influence of interests and learning habits on students' learning achievement status. The respondents in this study were 36 students of 7th grade B Class at State Junior High School 9 Ngabang, Landak Regency, West Kalimantan who were taught with integers material. Quantitative method with regression approach was being use in this research. The data collection technique used was by distributing questionnaires to students and documentation. The data analysis used was multiple linear regression analysis. Based on the results of research (1), there was a significant influence of learning interest on learning achievement in integer material in the 7th grade B class at Ngabang 9 State Junior High School and it was showed by its significant number = 0,593; (2) Based on partial calculations, it was stated that there is a significant influence between study habits on learning achievement  in whole number material in that class and it was showed by its significant number = 0,420; and (3) Based on simultaneous calculations, it was stated that there is a significant influence between study habits and interest in learning on learning achievement in the integer material in that class, where ew can saw it by the number of F_Count = 2,317 > F_table = 2,29. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi siswa kelas VII SMP Negeri 9 Ngabang, hasil observasi pada Maret 2024 yang menunjukkan bahwa rata-rata nilai ulangan siswa masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi ini di curigai berkaitan dengan tidak tampaknya kebiasaan belajar rendahnya minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mngkonfirmasi keberadaan pengaruh minat dan kebiasaan belajar terhadap status prestasi belajar siswa. Responden pada penelitian ini adalah 36 siswa kelas VII B di SMP Negeri 9 Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat yang di ajarkan dengan materi bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi. Teknik pengambilan data yang digunakan dengan menyebarkan angket kepada siswa dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian (1) terdapat pengaruh secara signifikan antara minat belajar terhadap prestasi belajar pada materi bilangan bulat di kelas VII SMP Negeri 9 Ngabang, ditunjukkan dari nilai signifikansi sebesar 0,593; (2) Berdasarkan perhitungan secara parsial menyatakan bahwa terdapat pengaruh secara signifikan antara kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar pada materi bilangan bulat pada kelas tersebut dan ini diperlihatkan dengan nilai signifikansi 0,420; dan (3) Berdasarkan perhitungan secara simultan menyatakan bahwa terdapat pengaruh secara signifikan antara kebiasaan belajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar pada materi bilangan bulat pada kelas tersebut yang dapat dilihat dari nilai F_hitung = 2,317 > F_Tabel = 2,29.
The Influence of Nutritious Food Consumption Patterns in the Free Nutritional Meal Program (MBG) on the Mathematics Learning Achievement of Students at SDS Maniamas Ngabang Emelia Yesi; Annur, Muhammad Firman
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 7 No. 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/reimann.v7i2.109

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Free Nutritious Meal (Free Nutritious Meal - MBG) program on the mathematics learning achievement of students at SDS Maniamas Ngabang. The research is motivated by a government initiative to address nutritional deficiencies in children, which often impacts the quality of education. This study used a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. Data were collected from 35 students through mathematics achievement tests administered before (pretest) and after (posttest) the implementation of the MBG program. Descriptive statistical analysis showed an increase in the average mathematics learning achievement score from 85.83 to 89.28 after the program was implemented. A paired-sample t-test yielded a significance value (p-value) of 0.000, which is less than 0.05. This result indicates a statistically significant difference between students' learning achievement scores before and after participating in the MBG program. Thus, it can be concluded that the Free Nutritious Meal (MBG) program has a significant positive effect on the improvement of mathematics learning achievement for students at SDS Maniamas Ngabang.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII SMP NEGERI 6 NGABANG DALAM MENYELESAIKAN SOAL FUNGSI Anna, Pelagia; Annur, Muhammad Firman
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.6963

Abstract

Mathematical literacy is a crucial competency for students in facing the challenges of the 21st century. However, various studies indicate that Indonesian students’ mathematical literacy remains low, particularly in understanding and solving problems based on real-life contexts. This study aims to analyze junior high school students’ mathematical literacy in solving function-based problems, focusing on identifying high, medium, and low ability categories and the influencing factors. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design, involving two eighth-grade classes at SMP Negeri 6 Ngabang as experimental and control groups. The main instruments were contextual function-based written tests and semi-structured interviews. Results showed that 82.9% of students were in the high category, 12.2% in the medium category, and 4.9% in the low category. Students in the high category solved problems using appropriate strategies and logical mathematical reasoning, while those in the low category struggled from the initial stage of understanding the problem context. Interviews revealed that the teacher’s firm and disciplined teaching style encouraged students to take notes and practice consistently, thereby improving their understanding of function material. The study concludes that consistent and adaptive instruction can enhance students’ mathematical literacy, though responsive approaches are still needed to address individual differences. ABSTRAKKemampuan literasi matematika merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa literasi matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah, terutama dalam memahami dan menyelesaikan soal berbasis konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa SMP dalam menyelesaikan soal fungsi, dengan fokus pada identifikasi kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dan melibatkan dua kelas VIII di SMP Negeri 6 Ngabang sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen utama berupa tes tertulis berbasis soal fungsi kontekstual dan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,9% siswa berada pada kategori tinggi, 12,2% pada kategori sedang, dan 4,9% pada kategori rendah. Siswa dalam kategori tinggi mampu menyelesaikan soal dengan strategi yang tepat dan alasan matematis yang logis, sedangkan siswa dalam kategori rendah mengalami kesulitan sejak tahap memahami konteks soal. Wawancara mengungkapkan bahwa gaya mengajar guru yang tegas dan disiplin mendorong siswa untuk mencatat dan berlatih secara konsisten, sehingga meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi fungsi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang konsisten dan adaptif dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa, namun tetap diperlukan pendekatan yang responsif terhadap variasi kemampuan individu.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MELALUI PENYELESAIAN SOAL PISA PADA SISWA DI SMP YANG BERUSIA 15 TAHUN ANNUR, MUHAMMAD FIRMAN; YOHANES, YOHANES
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i2.3227

Abstract

This study was to determine the mathematical literacy abilities of 15 year old students in solving PISA (Program for International Student Assessment) questions at SMP Negeri 3 Sengah Temila. The research model used is descriptive research with a qualitative approach. The subjects in this study were 15-year-old students at SMP Negeri 3 Sengah Temila as many as 9 subjects with the selection based on correct test results, and based on subjects who met at least level 1 indicators. Data collection techniques were in the form of test instruments and interviews. The data obtained was then analyzed through 3 stages of data analysis, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study concluded that the mathematical literacy abilities of 15-year-old students in solving PISA questions at SMP Negeri 3 Sengah Temila at level 1 were classified as good with an acquisition of 75%, at level 2 they were sufficient with an acquisition of 50%, at level 3 they were classified as lacking with an acquisition a score of 33%, and at level 4 it is classified as very poor with a score of 17%. While level 5 and level 6 are said to not exist because students are unable to meet the level 5 and level 6 indicators. ABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui kemampuan literasi matematika siswa yang berusia 15 tahun dalam penyelesaian soal-soal  PISA (Programme for International Student Assessment) di SMP Negeri 3 Sengah Temila. Model penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah  siswa yang  berusia 15 tahun di SMP Negeri 3 Sengah Temila  subjek sebanyak 9 orang dengan pemilihan berdasarkan hasil tes yang sudah benar, dan berdasarkan subjek yang memenuhi minimal indikator level 1. Teknik pengumpulan data berupa instrumen tes dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui 3 tahapan analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan kemampuan literasi matematika siswa yang berusia 15 tahun dalam penyelesaian soal-soal  PISA di SMP Negeri 3 Sengah Temila pada level 1 tergolong baik dengan perolehan 75%, pada level 2 tergolong cukup dengan perolehan 50%, pada level 3 tergolong kurang dengan perolehan skor 33%, dan pada level 4 tergolong kurang sekali dengan perolehan skor 17%. Sedangkan level 5 dan level 6 dikatakan tidak ada dikarenakan siswa tidak  mampu memenuhi indkator level 5 dan level 6.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ADAFTIF SISWA SMP NEGERI 6 SENGAH TEMILA MENYELESAIKAN MATEMATIKA SOAL PISA Metriten, Jhon; Annur, Muhammad Firman
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.6847

Abstract

This research is motivated by the low scores of Indonesian students in the PISA mathematics assessment, which consistently indicate weaknesses in adaptive reasoning and contextual problem-solving skills. The main focus of this study is to analyze in depth the adaptive reasoning skills of eighth-grade students at SMP Negeri 6 Sengah Temila when faced with non-routine PISA-based problems, which require the ability to formulate hypotheses, provide logical justification, and validate arguments. Using a descriptive qualitative approach, this study collected data through written tests, semi-structured interviews, and documentation. The subjects were selected purposively and classified into three ability categories—high, medium, and low—to allow for comprehensive analysis. The results show that the majority of students (64.52%) fall in the medium category, while only a small proportion (16.13%) reach the high category. High-ability students are able to systematically connect mathematical concepts to real-world contexts, while medium-ability students tend to only be able to solve procedural problems but are weak in justification. Based on these findings, it is concluded that there is an urgent need to strengthen the implementation of problem-based and contextual learning methods to improve students' adaptive reasoning skills so that they are better prepared to face the challenges of international assessment. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya skor siswa Indonesia dalam asesmen matematika PISA, yang secara konsisten mengindikasikan kelemahan dalam kemampuan penalaran adaptif dan pemecahan masalah kontekstual. Fokus utama studi ini adalah untuk menganalisis secara mendalam kemampuan penalaran adaptif siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Sengah Temila saat dihadapkan pada soal-soal non-rutin berbasis PISA, yang menuntut kemampuan merumuskan hipotesis, memberikan justifikasi logis, dan memvalidasi argumen. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui tes tertulis, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih secara purposif dan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori kemampuan—tinggi, sedang, dan rendah—untuk memungkinkan analisis yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (64,52%) berada pada kategori sedang, sementara hanya sebagian kecil (16,13%) yang mencapai kategori tinggi. Siswa berkemampuan tinggi mampu menghubungkan konsep matematika dengan konteks nyata secara sistematis, sedangkan siswa kategori sedang cenderung hanya mampu menyelesaikan soal prosedural namun lemah dalam justifikasi. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memperkuat implementasi metode pembelajaran berbasis masalah dan kontekstual guna meningkatkan kemampuan penalaran adaptif siswa agar mereka lebih siap menghadapi tantangan asesmen internasional.