Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kinerja Produksi Melalui Pengukuran dan Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) Baron, Baron
Action Research Literate Vol. 9 No. 10 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i10.3054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin produksi melalui pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE) guna mengidentifikasi area perbaikan dalam proses manufaktur. Penelitian dilakukan pada lini produksi warehouse industri manufaktur komponen otomotif menggunakan pendekatan kuantitatif studi kasus dengan metode observasi dan pencatatan data operasional selama periode satu bulan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data operasional mesin, tiga komponen utama OEE --- Availability, Performance, dan Quality --- diukur dan dianalisis. Studi dilakukan pada proses unboxing parts di warehouse perusahaan manufaktur komponen otomotif. Hasil menunjukkan nilai OEE rata-rata sebesar 61%, lebih rendah dari standar world class (85%). Komponen availability tercatat 70%, performance 90%, dan quality 98%. Faktor utama penyebab rendahnya efektivitas adalah waktu henti tidak terencana dan kecepatan produksi aktual yang lebih rendah dari standar. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi manajemen dalam merancang strategi perbaikan berkelanjutan dan optimalisasi utilisasi aset produksi.
Menganalisis Efisiensi Warehouse Menggunakan Metode Swot Hasil Lanjutan Dengan Metode Stp Baron, Baron
Action Research Literate Vol. 9 No. 11 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i11.3059

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi warehouse dengan mengintegrasikan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan metode STP (Segmentation, Targeting, Positioning). Studi kasus dilakukan pada warehouse spare parts PT. Hino Motors Sales Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dapat dipetakan secara strategis, lalu diperkuat dengan pendekatan STP untuk merancang segmentasi area gudang, fokus target pada efisiensi penerimaan, serta positioning warehouse sebagai pusat layanan yang unggul dalam kecepatan dan akurasi. Implikasi penelitian ini tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis tentang sinergi metode SWOT dan STP dalam manajemen warehouse, tetapi juga memberikan pedoman praktis dan manajerial bagi pengelolaan supply chain modern.