Ciptaning Weargo Jati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS VAKSIN INAKTIF Aeromonas salmonicida Terhadap Total Leukosit dan Aktifitas Fagositosis PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio) Ciptaning Weargo Jati
JURNAL LEMURU Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i2.2890

Abstract

Aeromonas salmonicida, merupakan bakteri penyebab ikan menderita pendarahan, lesi otot, radang usus, pembesaran limpa dan menyebabkan kematian pada populasi ikan mas. Penyakit ini sangat merugikan dalam budidaya ikan karena serangannya yang cepat dan dapat mematikan hewan budidaya dan menurunkan tingkat produksi, sehingga ikan yang terserang bakteri cukup parah harus segera dimusnahkan. Berdasarkan hal tersebut diperlukan pendekatan pencegahan yang lebih alami untuk penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri A. salmonicida, salah satunya adalah dengan penggunaan vaksin. Penelitian ini menggunakan variabel bebas berupa perlakuan pemberian vaksin inaktif A. salmonicida dengan dosis A: 104sel/ml; B: 106sel/ml; C: 108sel/ml; D: 1010sel/ml dengan tiga kali ulangan, serta menggunakan dua kontrol pembanding yaitu kontrol negatif dan kontrol positif. Dengan parameter uji viabilitas, Total Leukosit, Aktivitas Fagositosis, gejala klinis, dan kualitas air. Pengujian titer antibodi, gejala klinis, RPS (Relative Percent Survival) dan kualitas air dilakukan setelah 1-14 hari dari uji tantang dan pemberian vaksin 1 dan 2 (booster). Hasil penelitian ini menujukan peningkatan pada perlakuan C (108) berpengaruh dpaling tinggi dalam mencegah infeksi bakteri patogen A.salmonicida ditandai dengan peningkatan total leukosit sebelum dan sesudah infeksi sebesar 55,83 dan 59,43 sel/ml. Nilai aktivitas fagositosis sebesar 34,09 dam 31,88, dan pada gejala klinis ikan mengalami penyembuhan setelah hari ke 8 - 14 setelah infeksi.
Studi Kelayakan Bisnis Larva Ikan Arwana Brazil (Osteoglossum bicirrhosum) dengan Penggunaan Pakan Alami yang Diperkaya HUFA: Feasibility Study of Brazilian Arowana Fish Larvae (Osteoglossum bicirrhosum) Business Using Natural Feed Enriched with HUFA Noor, Huriyatul Fitriyah; Ciptaning Weargo Jati; Santoso, Limin
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3563

Abstract

Budidaya Ikan Arwana Brazil (Osteoglossum bicirrhosum) di Indonesia menawarkan potensi ekonomi yang menarik bagi para pelaku industri ikan hias. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kelayakan bisnis budidaya dengan penggunaan pakan alami dan pengkayaan HUFA. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental komparatif dari Juni hingga September 2023 di Kota Bandar Lampung. Analisis ekonomi mencakup pengumpulan dan pembuatan data Anggaran Penjualan, Anggaran Biaya Produksi, Anggaran Pendapatan, Anggaran Laba, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan Anggaran Laba sebesar Rp1.442.000,00 per siklus produksi, dengan nilai BEP sebesar 66 ekor ikan. Hal ini menegaskan kelayakan bisnis budidaya larva ikan arwana Brazil dengan persyaratan manajemen yang tepat. Faktor utama dalam keberhasilan usaha ini meliputi kualitas air, manajemen budidaya yang baik, dan pencegahan penyakit. Dengan demikian, budidaya larva ikan arwana Brazil merupakan pilihan bisnis yang menjanjikan secara ekonomi di Indonesia.
Pengaruh Pemberian Makro Mineral (Ca dan Mg) terhadap Total Protein Plasma dan Glukosa Darah pada Domba Ekor Tipis Jantan Hardiansah Faisal Rito; Kusuma Adhianto; Muhtarudin Muhtarudin; Sri Suharyati; Muhammad Dima Iqbal Hamdani; Ciptaning Weargo Jati
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.166-175

Abstract

Biaya pemeliharaan domba sendiri 60-80% digunakan untuk penyediaaan pakan. Dengan memperhatikan kandungan nutrien dan menambahkan beberapa bahan pakan menjadi salah satu faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makro mineral (Ca dan Mg) dalam ransum terhadap total protein plasma dan glukosa darah domba ekor tipis jantan. Pemeriksaan total protein plasma dan glukosa darah dilakukan di pramitra biolab Indonesia. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan bobot badan dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Percobaan dilakukan pada 15 ekor domba ekor tipis jantan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: ransum basal 100%; P1: ransum basal 100% + CaCl2 25,7 ml/kg BK dan MgCl2 6,5 ml/kg BK; dan P2: ransum basal 100% + Ca lysinat 25,7 ml/kg BK dan Mg lysinat 6,5 ml/kg BK. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0, P1, dan P2 tidak berpengaruh nyata terhadap total protein plasma dan glukosa darah. Rata-rata total protein plasma 7,4±0,54 g/dL (P0), 7,1±0,28 g/dL (P1), 7,2±0,38 g/dL (P2), dan rata-rata glukosa darah 73,4±7,09 mg/dL (P0), 75±8,28 mg/dL (P1), 70±2,35 mg/dL (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mineral makro (Ca dan Mg) tidak mempengaruhi total protein plasma dan glukosa darah domba ekor tipis jantan.
Pengenalan Metode Budidaya Ikan Di Lahan Sempit Sebagai Program Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat Sekitar Institusi Pendidikan Di Lampung Ciptaning Weargo Jati; Huriyatul Fitriyah Noor; Ayu Nur Annisa Kamal
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15955

Abstract

Ketahanan pangan masyarakat menjadi salah satu isu penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 2 (Tanpa Kelaparan) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan metode Ketahanan Pangan Mandiri pada budidaya di lahan sempit sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan rumah tangga serta efisiensi pemanfaatan sumber daya. Program dilaksanakan dengan melibatkan 20 peserta yang tinggal di sekitar Universitas Lampung dan Diniyyah Putri Lampung. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pengenalan konsep, dan diskusi interaktif mengenai sistem budidaya berkelanjutan, termasuk sistem budikdamber (budidaya ikan dalam ember). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar rata-rata 60% dan peningkatan pemahaman konseptual sebesar 55%. Peserta mampu memahami pentingnya pengelolaan limbah organik serta peluang penerapan Ketahanan Pangan dalam kegiatan budidaya skala kecil. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan berbasis kemandirian di lahan terbatas.