In Indonesian society, Pancasila serves as the foundation, principle, and guideline for behavior and conduct. The values of Pancasila—such as humanity, unity, and social justice—should be reflected in the daily lives of Indonesians, including through the use of polite language and attitudes of tolerance toward others. This study aims to examine the values of Pancasila, particularly those related to politeness and tolerance, in order to foster a harmonious nation amid the diversity of Indonesian society. This research employs a literature review method by collecting, analyzing, and synthesizing various credible and relevant sources related to the topic. The study is expected to raise awareness of the importance of strengthening national character through the practical implementation of Pancasila values—especially in promoting polite speech and tolerance within various social settings such as family, school, and community. The findings of this research indicate that politeness in language and attitudes of tolerance are two essential and complementary aspects in shaping a harmonious social life. Moreover, strong digital literacy can help individuals think critically, act ethically, and remain emotionally balanced in interactions. Consequently, politeness and tolerance should not only be upheld in real-life situations but also become integral parts of responsible behavior in digital media environments. ABSTRAK Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, Pancasila merupakan dasar, prinsip dan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Indonesia, salah satunya dalam penggunaan bahasa yang santun dan sikap toleransi antar sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pancasila khususnya pada nilai sopan santun dan toleransi sehingga menciptakan bangsa yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan, menelaah, dan mensintesiskan berbagai sumber literatur yang kredibel dan relevan dengan topik. Kajian ini diharapkan dapat membangun kesadaran betapa pentingnya penguatan karakter bangsa melalui wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menerapkan dan mendidik supaya bertutur kata yang santun serta memiliki sikap toleransi di berbagai lingkungan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sopan santun dalam berbahasa dan sikap toleransi merupakan dua hal penting yang saling melengkapi dalam membentuk kehidupan sosial yang harmonis. Literasi digital yang baik akan membantu masyarakat untuk berpikir kritis, beretika, dan tidak mudah terbawa emosi saat berinteraksi. Dengan begitu, sopan santun dan toleransi tidak hanya hidup dalam kehidupan nyata, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku bermedia yang bertanggung jawab.