Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH VARIASI BERAT RAGI DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP PRODUKSI BIOETANOL DARI SINGKONG : Rachman, Rafly Aulia; Abidin, Asroful; Kosjoko, Kosjoko
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryateknika.v9i2.2237

Abstract

Krisis energi mendorong pengembangan bahan bakar alternatif yang lebih berkelanjutan, salah satunya bioetanol. Singkong (Manihot esculenta) sebagai bahan baku lokal memiliki kandungan pati tinggi yang potensial dikonversi menjadi bioetanol melalui proses hidrolisis dan fermentasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi berat ragi Saccharomyces cerevisiae (5%, 10%, 15% w/w) dan waktu fermentasi (72, 96, 120 jam) terhadap produksi bioetanol dari singkong. Metode eksperimen meliputi likuifikasi pada 100°C, penambahan ragi sesuai perlakuan, fermentasi anaerob pada suhu ruang (25–30°C), distilasi menggunakan rotary evaporator (78–80°C), serta pengukuran yield, kadar etanol, dan nilai kalor menggunakan alkoholmeter dan bomb kalorimeter. Hasil menunjukkan kombinasi 10% ragi dan fermentasi 120 jam menghasilkan yield tertinggi sebesar 150%, kadar etanol tertinggi 79% diperoleh pada 10% ragi dan 72 jam, serta nilai kalor maksimum 119,30 Cal/gram dicapai pada 10% ragi dan 96 jam. Temuan ini mengindikasikan bahwa efek berat ragi terhadap keluaran bioetanol bersifat tidak linier dan bergantung pada durasi fermentasi; optimasi kondisi fermentasi perlu disesuaikan dengan prioritas produksi antara yield, kemurnian, dan kandungan energi. Rekomendasi penelitian lanjutan meliputi pemantauan parameter proses (pH, kadar gula residu, viabilitas ragi) serta perlunya optimasi sakarifikasi kombinasi berat ragi dan waktu fermentasu pemurnian untuk menyeimbangkan konsistensi yield, kemurnian dan kualitas produk bioetanol.