Saat ini Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi satu aktivitas yang wajib dikelola oleh perusahaan secaraberkelanjutan yang merujuk pada Undang-Undang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMNMenurut Partridge,dkk (2005) Pemangku kepentingan dapat dianggap sebagai setiap kelompok atau individu yangdapat mempengaruhi, atau yang dapat dipengaruhi oleh, perusahaan atau kegiatannya.Oleh karena itu penelitimenggunakan pendekatan interpretatif untuk memperoleh informasi mengenai manajemen stakeholder yangdilakukan oleh PT. Telkom Indonesia Metode yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adala metodekualitatif dengan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adala metodekualitatif dengan penelitian deskriptif. Penjelasan tentang analisa prilaku juga dirasakan oleh stakeholder. CDC PT.Telkom langsung terjun dan berkomunikasi langsung dengan stakeholder untuk menganalisa prilaku stakeholder.Peneliti membuat model berdasarkan dua teori yang digunakan dalam penelitian ini. Model yang dibuat oleh penelitiyaitu tentang strategi manajemen stakeholder dan pengelolaan stakeholder.Peneliti membuat model berdasarkan duateori yang digunakan dalam penelitian ini. Model yang dibuat oleh peneliti yaitu tentang strategi manajemenstakeholder dan pengelolaan stakeholder.Pengelolan stakeholder PT. Telkom di awali dengan mengidentifikasistakeholder melalui data diri yang ada di unit CDC PT. Telkom untuk selanjutnya di kelolaKata Kunci -CDC, CSR, manajemen, stakeholder.