Dalam penelitian ini, peneliti menemukan satu masalah bahwa docilworks kurang aktif dalam aktivitas di mediasosial Instagram yang berakibat menurunnya brand awareness sehingga berkurangnya jangkauan pasar. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai strategi yang dilakukan oleh docilworks untukmeningkatkan brand awareness melalui Instagram. Adapun pertanyaan penelitian dalam penelitian ini MengapaDociloworks menggunakan Instagram dalam meningkatkan Brand Awareness ? Apakah penggunaan ContentCreation, Content Sharing dan Community Building dapat meningkatkan Brand Awareness ? Bagaimana PT DocilBerkah Abadi mengatasi hambatan – hambatan yang ada dalam meningkatkan brand awareness ?. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Dalam penelitian kualitatif, peranpeneliti adalah instrument kunci dalam mengumpulkan data dan menafsirkan data. Penelitian ini menggunakan teoriBrand Awareness (Kotler) adalah kemampuan merek untuk muncul dalam benak konsumen terutama ketikakonsumen sedang memikirkan produk tertentu dan seberapa mudahnya merek tersebut di munculkan. Tahapan dariBrand Awareness adalah unaware of brand, brand recognition, brand recall dan top of mind. Hasil penelitian bahwaInstagram dengan menggunakan fitur Content Creation, Content Sharing dan Community Building dapatmeningkatkan Brand Awareness. Peneliti menemukan bahwa Docilwork mengalami hambatan secara internal maupuneksternal. Untuk mengatasi hambatan yang terjadi, docilworks melakukan evaluasi. Kata Kunci-strategi, brand awareness, Instagram