Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assessing Voltage and Frequency Instability in Renah Kemumu's Micro Hydro Power Plant Tessal, Dasrinal; Candra, Joko; Manab, Abdul; Corio, Dean
ELECTRON Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 5 No 1: Jurnal Electron, Mei 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v5i1.101

Abstract

The increasing demand for energy and the need for environmental sustainability have led to the adoption of renewable energy sources, such as micro-hydropower plants (PLTMH), in isolated communities in Indonesia. However, voltage and frequency instability issues are commonly encountered in PLTMH systems, which undermine their performance. In 2009, a micro-hydropower plant with a capacity of 30 KW was built in Renah Kemumu village.  Ranah Kemumu village is located in Jangkat sub-district, Merangin district, Jambi province. In this study, the voltage and frequency instability of PLTMH in Renah Kemumu Village were investigated. The methodology employed in this study was observational. The voltage and frequency data were measured and recorded during peak load hours from 18.00 to 21.00 over one month. The percentage increase relative to the standard voltage and frequency was calculated. Boxplots were generated to visualize the distributions. The voltage measurements showed maximum and minimum values of 270 V and 264 V, representing increases of 22.72 % and 20.45% from the 220 V (standard set by the power utility (PLN)). The frequency ranged from 66.32 Hz to 57.46 Hz, corresponding to 30.92% and 14.92% deviations from the 50 Hz (standard set by the power utility (PLN)).  These values exceeded the tolerance limits of the State Electricity Company of Indonesia. The analysis indicates that the voltage and frequency levels at the PLTMH in Renah Kemumu Village are unstable during peak loads, with fluctuations stemming from changing water flows, load currents, and weather conditions
PENGARUH PEMBERIAN POC BATANG PISANG DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH GAMBUT Candra, Joko; santoso, Eddy; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.57948

Abstract

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang penting di Indonesia karena banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh tanaman memiliki beberapa kendala seperti sifat kimia dan biologi tanah yang kurang baik untuk pertumbuhan tanaman. Tanah gambut juga mempunyai kadar pH yang rendah, kandungan basanya rendah dan kapasitas tukar kation yang tinggi (KTK), sifat ini yang mengakibatkan kertersedian unsur hara menjadi rendah. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki masalah tersebut ialah dengan pemberian POC batang pisang dan pupuk NPK karena POC batang pisang mengandung unsur hara makro maupun mikro serta mengandung mikroorganisme berfungsi membantu dekomposisi tanah gambut. Sementara itu pemberian pupuk NPK membantu menambah ketersedian unsur hara N, P dan K dalam tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inetraksi dan dosis terbaik antara pemberian POC batang pisang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Sepakat 2 Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada tanggal 14 Januari - 26 April 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 9 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah POC batang pisang yang terdiri dari 3 taraf yaitu 500 ml/polybag, 400 ml/polybag dan 300 ml/polybag. Faktor kedua adalah pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf yaitu 800 kg/ha, 650 kg/ha dan 500 kg/ha. Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi tinggi tanaman, volume akar, klorofil daun, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara POC batang pisang dan pupuk NPK pada variabel volume akar dan berat kering tanaman. Pemebrian POC batang pisang dengan dosis 500 ml/polybag dan pupuk NPK 800 kg/ha memberikan hasil terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut.