Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IT Governance Information System Audit Analysis using COBIT 4.1 Framework by measuring Maturity Level Nurfadhiilah, Annisa; Faharuddin, Fadhli; Jumaryadi, Yuwan
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 13, No 2 (2024): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v13i2.2825

Abstract

Appropriate Information Technology governance is needed to measure Information Technology involvement. The Information Technology governance used in analyzing audits is the COBIT 4.1 framework, so that analyzing audits can be carried out in accordance with the standard provisions that have been established in this work framework. This research utilizes qualitative methods in the data collection process at PT. Expressindo System Network. Based on the results of the research conducted, it is known that the DS domain as a whole is at level 3, this means that the company is at the stage where it can carry out the procedures that have been determined. Apart from the DS domain, domains PO02, PO03, PO04, PO05, PO06, PO07, PO08, AI01, AI02, AI04, AI05, AI06, AI07, and ME01 are at maturity level 3. However, domains PO10, AI03, ME04 are at level 2 of the maturity level, where the company still needs to carry out training and development. The results of this research will determine the maturity level of the company and provide an evaluation in accordance with the COBIT 4.1 framework standards.
ANALISIS PENGELOMPOKKAN DISTRIBUSI FASILITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA DENGAN METODE KLASTERISASI Nurfadhiilah, Annisa; Martens, Brigitta Griselda; Wibowo, Arief
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran fasilitas pendidikan di seluruh wilayah provinsi di Indonesia pada tahun 2024, mencakup jenjang mulai dari Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah hingga tingkat Perguruan Tinggi. Sumber data berasal dari Sakernas tahun 2024 yang dirilis oleh BPS sebagai sumber data utama. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan statistik deskriptif untuk melihat pola distribusi fasilitas pendidikan, serta memanfaatkan metode K-Means clustering guna membagi provinsi ke dalam kategori berdasarkan tingkat ketersediaan fasilitas tersebut. Hasil evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index mengindikasikan bahwa pemodelan dengan dua klaster memiliki tingkat pemisahan terbaik dengan nilai indeks 0,083, sementara model lima klaster memberikan pembagian wilayah yang lebih rinci dengan skor indek sebesar 0,088. Hasil analisis menunjukkan ketimpangan signifikan dalam akses pendidikan antarprovinsi dan antarjenjang, dengan fasilitas cenderung berkurang pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Provinsi di Pulau Jawa menunjukkan dominasi dalam jumlah fasilitas, sedangkan provinsi di Indonesia bagian timur masih menghadapi kekurangan. Penelitian ini memberikan dasar bagi perumusan kebijakan pemerataan pendidikan di Indonesia.