Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Makan Tanpa Distraksi: Mindfulness sebagai Kunci Aktivasi PFC dalam Pengendalian Impuls Monica Budi Saraswati; Hana Aliyyah Lail; Safiinatun Najah; Ziyadatul Khoiroh; Ruth Natalia Susanti
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 3 (2025): August : Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i3.1549

Abstract

This study aims to analyze the role of mindfulness in controlling impulses while eating through practice.mindful eating. By using quantitative methods and designone group pretest-posttest, the study involved five participants who had a habit of eating with multitasking. The intervention was carried out for seven days, with measurements usingMindful Attention Awareness Scale(MAAS) and daily reflective questions. Results showed an increase in mindfulness scores from an average of 8.2 to 8.8 after the intervention, although there was variation between individuals. These results indicate thatmindful eatingcan improve self-control and strengthen activityprefrontal cortex (PFC). This study has scientific contributions in the development of mindfulness-based healthy behavior interventions and recommendations for further research.
Peran Self- Efficacy pada Mahasiswa yang berkerja paruh waktu Monica Budi Saraswati; Safiinatun Najah
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.239

Abstract

Mahasiswa yang bekerja paruh waktu dihadapkan pada tuntutan ganda berupa kewajiban akademik dan tanggung jawab pekerjaan, yang berpotensi menimbulkan tekanan fisik maupun psikologis. Kondisi ini menuntut kemampuan adaptasi dan keyakinan diri yang kuat agar mahasiswa mampu menjalankan kedua peran secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu dalam menghadapi tuntutan akademik dan pekerjaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa berusia 24 tahun yang menjalani peran sebagai mahasiswa sekaligus pekerja paruh waktu. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berperan penting sebagai modal psikologis dalam membantu mahasiswa mengelola waktu, menghadapi kelelahan, serta mempertahankan motivasi akademik. Self-efficacy tercermin melalui tiga aspek utama, yaitu kemampuan menilai tingkat kesulitan tugas (magnitude), kekuatan keyakinan dalam menghadapi hambatan (strength), dan penerapan kepercayaan diri pada berbagai konteks akademik maupun pekerjaan (generality). Temuan ini menunjukkan bahwa self-efficacy mendukung ketahanan, regulasi diri, dan keberlanjutan peran ganda mahasiswa pekerja paruh waktu. Dengan demikian, penguatan self-efficacy menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan mahasiswa yang bekerja paruh waktu.
ANALISIS PENGARUH FOMO DAN TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Monica Budi Saraswati; Safiinatun Najah; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.152

Abstract

Media sosial berperan penting dalam membentuk tren fashion yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen, khususnya konsumen muda. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap dikaitkan dengan kecenderungan mengikuti tren yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan tren fashion di media sosial terhadap perilaku pembelian konsumen menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat paparan dan ketertarikan visual yang tinggi terhadap tren fashion di media sosial. Namun, sebagian besar responden menunjukkan sikap netral terhadap tekanan sosial dan FOMO, yang mencerminkan adanya proses evaluasi internal. Perilaku pembelian responden cenderung selektif dan tidak impulsif, serta tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh tren maupun influencer. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian merupakan hasil pertimbangan rasional konsumen meskipun terpapar stimulus media sosial.