Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Kriminologi Terhadap Pelaku Penipuan Jual Beli Album K-Pop : Studi Pada Sosial Media X @ongableu2 Sarah Azzahra; Sulistyanta Sulistyanta
Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/hakim.v2i2.1812

Abstract

The increase in K-Pop fans in Indonesia affects the high number of sales and purchases of K-Pop albums, which is an opportunity for irresponsible people to commit fraud. Provisions regarding online fraud are regulated in Article 378 of the Criminal Code and Article 28 paragraph (1) of the ITE Law. The purpose of this article is to examine criminology related to the factors that cause perpetrators to commit fraud in buying and selling K-Pop albums and efforts to overcome criminal acts of fraud on social media. Countermeasures related to fraud in buying and selling K-Pop albums are in the form of preventive efforts and repressive efforts. The research methodology used in this article is secondary data sources followed by primary data sources. Secondary data sources are obtained through literature studies, while primary data sources are obtained through interviews and observations.
Analisis Tentang Hukum Tradisi Jaga Kubur Pada Masyarakat Banjar Sarah Azzahra
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v3i1.924

Abstract

Tradisi jaga kubur merupakan salah satu praktik budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Tradisi ini melibatkan aktivitas menjaga makam selama beberapa hari setelah proses pemakaman, dengan tujuan memberikan penghormatan kepada jenazah, memastikan kebersihan makam, dan mendoakan almarhum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi tersebut dalam perspektif Islam berdasarkan pendapat ulama secara umum. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama memiliki pandangan yang beragam terkait tradisi jaga kubur. Sebagian ulama memandangnya sebagai amalan mubah selama tidak mengandung unsur bid’ah, syirik, atau keyakinan yang bertentangan dengan aqidah Islam. Namun, ulama lainnya menganggap bahwa tradisi ini dapat ditinggalkan jika tidak memiliki landasan syar’i yang jelas. Penelitian ini memberikan pemahaman terkait jaga kubur yang masih menjadi perdebatan para ulama hingga saat ini, hal ini menunjukkan pentingnya pemisahan antara tradisi dengan ibadah sehingga tidak menimbulkan fitnah, juga agar ibadah tetap berjalan murni sebagaimana mestinya.