Chinthia, Chinthia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Gula Darah dan Penyembuhan Luka Gangren pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Petukangankota Jakarta Selatan Futriani, Elfira Sri; Chinthia, Chinthia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.19687

Abstract

ABSTRACT Diabetes is a major global health issue with a significant increase in prevalence from 4.7% in 1980 to 8.5% in 2014. It was the ninth leading cause of death worldwide in 2019. To analyze the relationship between stress levels and both blood sugar levels and gangrene wound healing in patients with Diabetes Mellitus at Petukangan General Hospital in South Jakarta. This analytic study utilized a cross-sectional approach with a sample of 49 diabetes patients selected through purposive sampling at Petukangan General Hospital. There is a significant relationship between stress levels and increased blood sugar levels (p-value = 0.004) and slower gangrene wound healing (p-value = 0.006). Stress negatively affects blood sugar control and wound healing in diabetic patients. Effective stress management is crucial for improving clinical outcomes. Integration of stress management programs in diabetes care is recommended, along with further research to identify the best interventions. Keywords: Stress, Blood Sugar Levels, Gangrene Wound Healing, Diabetes Mellitus, Stress Management. ABSTRAK Diabetes adalah isu kesehatan global utama dengan prevalensi yang meningkat secara signifikan dari 4,7% pada tahun 1980 menjadi 8,5% pada tahun 2014. Penyakit ini merupakan penyebab kematian nomor sembilan di dunia pada tahun 2019. Menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah dan penyembuhan luka gangren pada pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Petukangan, Jakarta Selatan. Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan sampel 49 pasien diabetes yang dipilih melalui purposive sampling di Rumah Sakit Umum Petukangan. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan peningkatan kadar gula darah (p-value = 0,004) dan lambatnya penyembuhan luka gangren (p-value = 0,006). Stres memiliki pengaruh negatif terhadap kontrol gula darah dan penyembuhan luka pada pasien diabetes. Manajemen stres efektif penting untuk memperbaiki outcomeklinis. Disarankan pengintegrasian program manajemen stres dalam perawatan diabetes serta penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi intervensi terbaik.. Kata Kunci: Stres, Kadar Gula Darah, Penyembuhan Luka Gangren, Diabetes Melitus, Manajemen Stres.