Setyowati, Frederica
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Konsep Integrasi Fisika dalam IPAS pada Kurikulum Merdeka Setyowati, Frederica; Aziza, Leny Nurwahyuni
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia. Beberapa penyederhanaan dilakukan untuk mengurangi kompleksitas dan beban materi yang dianggap terlalu berat bagi siswa. Salah satu upaya penyederhanaan tersebut adalah mengintegrasikan pelajaran Fisika ke dalam mata Pelajaran IPAS. Dalam artikel ini, kami menganalisis tentang konsep pelajaran Fisika, konsep pelajaran IPAS, konsep pelajaran produktif Teknik Mesin dan kaitan antara ketiga pelajaran tersebut. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan fokus pada pemahaman yang lebih mendalam sehingga diharapkan integrasi pelajaran Fisika dalam Pelajaran IPAS dapat menumbuhkan sikap ilmiah serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis.
KOMPARASI PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN MANDIRI DENGAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN BERLISENSI LSP TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI KEAHLIAN SISWA SMK : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) Azizah , Leny Nurwahyuni; Setyowati, Frederica
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Mandiri yang diselenggarakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bersama mitra industri dengan UKK berlisensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terhadap penguasaan kompetensi keahlian siswa SMK. Kedua jenis uji kompetensi ini memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal standar, fleksibilitas, serta pengakuan sertifikasi yang dihasilkan. UKK Mandiri memberikan keuntungan dari segi relevansi keterampilan dengan kebutuhan spesifik industri lokal, sementara UKK berlisensi LSP menjamin standar kompetensi yang diakui secara nasional dan memberikan bukti penguasaan keahlian yang lebih formal dan seragam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti UKK berlisensi LSP memiliki keunggulan dalam hal mobilitas kerja dan pengakuan kompetensi di tingkat nasional. Di sisi lain, siswa yang mengikuti UKK Mandiri bersama mitra industri lebih unggul dalam keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja lokal. Studi ini memberikan rekomendasi bagi SMK untuk mempertimbangkan kedua metode pengujian ini sebagai pendekatan komplementer guna meningkatkan kompetensi dan peluang kerja siswa.