Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN DAN PELUANG PENINGKATAN KOMPETENSI LULUSAN SMK UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN PASAR TENAGA KERJA Subagyo, Dedy; Nitasari, Anggun Triadji; Perdana, Devi Maha
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh lulusan SMK, mengidentifikasi peluang yang ada untuk meningkatkan kompetensi mereka, serta merumuskan strategi yang dapat diimplementasikan untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan industri. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran lulusan SMK masih tinggi, mencapai 9,5% pada tahun 2022. Angka ini mencerminkan perlunya perhatian lebih dalam hal peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan praktis. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Sebagai contoh, banyak lulusan SMK yang tidak menguasai teknologi terbaru yang digunakan di sektor industri, sehingga mereka kesulitan untuk bersaing. Untuk mengatasi hal ini, kerjasama dengan industri sangat penting. Melalui program magang dan pelatihan berbasis kompetensi, lulusan SMK dapat memperoleh pengalaman langsung yang akan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja. Selain itu, pentingnya pengembangan soft skills, seperti komunikasi dan kerja sama tim, tidak dapat diabaikan. Soft skills ini sering kali menjadi penentu dalam proses perekrutan. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu menyusun kurikulum yang mengintegrasikan pengembangan soft skills dengan keterampilan teknis. Kesimpulannya, dengan memanfaatkan peluang seperti kerjasama dengan industri dan fokus pada pelatihan berbasis kompetensi, SMK dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan di pasar tenaga kerja. Upaya ini tidak hanya akan mengurangi tingkat pengangguran, tetapi juga meningkatkan kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Penggunaan Kartu Blocks Pallete Terintegrasi Game Scratch untuk Memperkenalkan Konsep Pemrograman Secara Visual dan Interaktif pada Mata Pelajaran Informatika Kelas X Akuntansi 3 Widyaskumara, Deta Dyan; Perdana, Devi Maha; Sekartadji, Dewi Indah; Rohmawati, Endah Puji
Jurnal Simki Pedagogia Vol 8 No 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v8i2.1110

Abstract

The lack of basic programming comprehension among non-ICT vocational students, particularly in Accounting majors, presents a significant challenge in Informatics education. Most students have not been systematically introduced to programming logic at the junior high school level, resulting in difficulties understanding key concepts such as variables, conditionals, and loops. This study aims to introduce fundamental programming concepts visually and interactively to Grade X Accounting 3 students through the use of Blocks Palette cards within a Project-Based Learning (PjBL) framework. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through observations, interviews, surveys, and documentation of student project outcomes. The research subjects consisted of 36 students from a vocational high school. The findings revealed that the use of Blocks Palette cards significantly enhanced students' understanding of programming logic. Prior to the intervention, only 16.7% of students had any exposure to programming, but post-intervention, 83% were able to grasp programming logic sequentially. Moreover, students demonstrated increased motivation and a reduction in errors when arranging Scratch blocks. The integration of card-based media within the PjBL approach proved effective in fostering active, collaborative, and contextual learning environments, in line with Dual Coding Theory and constructivist principles. Therefore, this approach not only improved theoretical understanding but also strengthened practical skills, creativity, and students’ learning motivation.