Afriza, Nur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap: Studi di Desa Kajhu, Aceh Besar Handayani, Lina; Afriza, Nur; Djannah, Sitti Nur; Pradiva, Kinanti Dwi
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 13, No 3 (2024): September
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.97180

Abstract

Latar Belakang: Pemberian imunisasi dasar lengkap sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia >12 bulan sebanyak 185 orang. Sampel penelitian sebanyak 65 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner, dan  data dianalisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Uji Chi-square menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,000), dukungan keluarga (p-value 0,000), dan dukungan petugas kesehatan (p-value 0,001) dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak. Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan merupakan faktor determinan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak. Diperlukan upaya khususnya dari pemangku kebijakan untuk meningkatkan informasi kesehatan kepada ibu seperti manfaat dan pentingnya imunisasi dasar lengkap pada anak.
Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Loyalitas sebagai Dasar Kinerja Berkelanjutan Fadhila, Nasya Fitria; Afriza, Nur; Nurmalati, Marsya; Najwa, Ismi; Abel, Sevensius Dobel Sius
Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/emis.v1i2.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dalam memperkuat loyalitas karyawan sebagai fondasi terbentuknya kinerja berkelanjutan di lingkungan organisasi modern. Fenomena meningkatnya tekanan kerja dan tuntutan personal menimbulkan kebutuhan akan keseimbangan yang mampu menjaga kesejahteraan serta komitmen karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah hasil-hasil riset nasional dan internasional dalam kurun waktu 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap loyalitas, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja dan komitmen afektif, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan kinerja organisasi. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia melalui integrasi teori keseimbangan kerja-kehidupan dan komitmen organisasi, sementara secara praktis memberikan rekomendasi bagi organisasi untuk menciptakan sistem kerja yang fleksibel dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan sebagai strategi menuju kinerja yang berkelanjutan.  
Interactive Games as Tools for Health Education in Children: A Systematic Review Handayani, Lina; Afriza, Nur; Novianti, Tria Nisa
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 11, No 2 (2025): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v11i2.23801

Abstract

Interactive games are increasingly used in early childhood health education for their ability to merge learning with play. This systematic review evaluated the effectiveness of interactive games in improving health literacy and behaviors among children aged 4–12 years. A systematic search was conducted in accordance with PRISMA 2020 guidelines. Of 312 records, 20 met inclusion criteria and were appraised using the Joanna Briggs Institute tool. Studies, originating from the US, Greece, Indonesia, Malaysia, and Brazil, examined digital games (n=12), board games (n=5), and role-play simulations (n=3) targeting personal hygiene, nutrition, physical activity, and emotional health. Seventy-five percent reported significant improvements in knowledge, and 60% documented positive behavioral changes at short-term follow-up. Common benefits included increased engagement (85% of studies) and enhanced socio-emotional skills. Study quality was mostly moderate; few included follow-up beyond six months. Interactive games show strong potential to enhance children’s health education, but technological access and lack of long-term evaluation remain barriers. Future work should focus on high-quality, longitudinal studies and integration into school and community health programs.