Puspitarani, Siska
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA SAPI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Puspitarani, Siska; Andini, Wafik; Masitoh, Reina Dewi; Pranatawijaya, Viktor Handrianus; Priskila, Ressa
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4368

Abstract

Kemajuan informasi teknologi telah membuka jalan bagi terciptanya sistem yang dapat membantu dalam mendiagnosa penyakit pada sapi dan hewan ternak lainnya. Tulisan ini membahas proses pembuatan sistem pakar berbasis web yang menggunakan pendekatan Forward Chaining untuk mendiagnosa penyakit sapi. Pendekatan ini memungkinkan sistem untuk membuat diagnosis penyakit menggunakan gejala yang diinputkan oleh pengguna. Tantangan yang dihadapi oleh para peternak sapi dalam mengenali gejala-gejala penyakit ternak yang berpotensi mendorong dilakukannya penelitian ini. Sistem pakar yang disarankan akan membantu dalam diagnosis penyakit sapi dan menyediakan perawatan yang sesuai. Instalasi sistem, tahap penelitian, dan hasil pengujian langsung dalam artikel ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan hewan, khususnya sapi, dan berfungsi sebagai sumber daya bagi mereka yang akan membuat sistem pakar di masa depan.
PENGUKURAN USABILITY APLIKASI CAPCUT MENGGUNAKAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) SERTA PENGUJIAN BLACK BOX Puspitarani, Siska
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8551

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengukur betapa mudahnya aplikasi CapCut digunakan, yang mana aplikasi ini cukup digemari untuk mengedit video. Pengukuran dilakukan memakai instrumen System Usability Scale (SUS) yang sudah diubah menjadi kuesioner berisi 15 pertanyaan, ditambah pengujian fungsional dengan metode Black Box. Responden diminta memberikan penilaian terhadap berbagai aspek, misalnya seberapa mudah penggunaannya, kejelasan navigasi, kecocokan fitur, performa aplikasi, dan kestabilan sistem. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif supaya bisa memahami tingkat kepuasan serta efektivitas penggunaan aplikasi tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa CapCut punya tingkat kemudahan penggunaan yang tergolong baik, dengan mayoritas fitur dinilai intuitif dan berfungsi dengan semestinya. Walau begitu, ada aspek yang harus dikembangkan lagi, contohnya konsistensi tampilan dan keharusan terhubung ke internet untuk fitur tertentu. Pengujian Black Box juga menunjukkan bahwa fitur-fitur utama CapCut berfungsi dengan baik, meskipun ditemukan sedikit kendala performa di perangkat berspesifikasi rendah. Secara garis besar, CapCut sudah memenuhi standar kemudahan penggunaan yang baik, meskipun peningkatan masih diperlukan di bagian kestabilan dan pengalaman pengguna.
ANALISIS KUALITAS DAN PENERAPAN SOFTWARE QUALITY ASSURANCE PADA APLIKASI CAPCUT MENGGUNAKAN MODEL ISO/IEC 9126 Puspitarani, Siska
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8585

Abstract

Di era digital seperti sekarang ini sebuah perangkat lunak memegang peranan penting dalam memastikan keberhasilan suatu aplikasi, apalagi untuk aplikasi seluler yang memiliki pengguna sebanyak CapCut. Untuk menjamin mutunya selaras dengan tolok ukur industri, penerapan Software Quality Assurance (SQA) dan pemakaian model penaksiran mutu perangkat lunak yang terukur adalah suatu keharusan. Kajian ini menitikberatkan pada evaluasi kualitas aplikasi CapCut menggunakan kerangka ISO/IEC 9126, yang mencakup enam karakteristik inti, yaitu fungsi yang disediakan, tingkat keandalan, keringanan dalam penggunaan, efisiensi kinerja, kemudahan pemeliharaan, serta kemampuan beroperasi lintas platform. Pendekatan yang digunakan dalam riset ini melibatkan penelusuran pustaka, penguraian data lewat angket, pengamatan fitur, serta pemetaan mutu aplikasi menurut tolok ukur ISO/IEC 9126. Hasil kajian memperlihatkan bahwa secara umum CapCut mempunyai mutu yang sangat baik dalam hal usability dan functionality, namun masih memerlukan peningkatan pada sisi efficiency dan maintainability. Penerapan praktik SQA terbukti menolong mendongkrak mutu aplikasi serta menawarkan landasan penaksiran yang lebih terstruktur. Dengan begitu, model ISO/IEC 9126 dapat dipakai sebagai acuan lengkap untuk menaksir mutu aplikasi penyuntingan video semacam CapCut.