Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Daun Maritam (Nephelium Ramboutan-ake Leenh) Terhadap Pertumbuhan Salmonella typhi: Antibacterial Activity Test Of Maritam Leaf Ethyl Acetate Extract (Nephelium Ramboutan-ake Leenh) Against Salmonella typhi Bacteria Rachman, Muhammad Rezki; Darsono, Putri Vidiasari; Malahayati, Siti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9015

Abstract

Mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak etil asetat daun maritam (Nephelium Ramboutan-ake Leenh) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella tyhpi.Jenis penelitian yang digunakan adalah True Experimental dengan desain penelitian Posttest-only Control Group. Skrining aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat daun maritam (Nephelium Ramboutan-ake Leenh) terhadap Salmonella typhi menggunakan metode difusi sumuran dan penentuan Konsentrasi Hambat Minimum dan Konsentrasi Bunuh Minimum menggunakan metode dilusi kemudian dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis Test dan Mann Whitney Test. Ekstrak etil asetat daun maritam (Nephelium Ramboutan-ake Leenh) menunjukan adanya aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dengan diameter zona hambat sebesar 15,21 mm kategori Intermediate dan nilai KHM pada konsentrasi 75%. Hasil analisis statistik menunjukan terdapat perbedaan bermakna dengan p value 0,004 pada Kruskal-Wallis Test dan pada Man Whitney Test menunjukan p value 0,025. Ekstrak daun maritam (Nephelium Ramboutan-ake Leenh) tidak memiliki kemampuan daya bunuh terhadap Salmonella typhi.
Peran Strategis Relawan Apoteker Kementerian Kesehatan pada Kondisi Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh: The Strategic Role of Ministry of Health Pharmacist Volunteers during Flood Disaster Emergency Response in Pidie Jaya Regency, Aceh Province Fajriansyah, Fajriansyah; Ratuloly, Abdul Samad; Riyanto, Praditya Ananda; Rachman, Muhammad Rezki; Inzany, Fatima Zalamatul; Amelia, Ayu; Annisa, Nur
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1251

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap sistem pelayanan kesehatan, termasuk terganggunya ketersediaan obat dan penggunaan obat yang rasional pada masyarakat terdampak. Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, merupakan salah satu wilayah yang terdampak bencana banjir di akhir November 2025. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengoptimalkan peran relawan apoteker Kementerian Kesehatan dalam penanggulangan banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pelayanan langsung pada masa tanggap darurat, meliputi koordinasi lintas sektor, identifikasi kebutuhan, pengelolaan sediaan farmasi, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), alat kesehatan, pelayanan farmasi klinik, serta monitoring dan pelaporan. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 di Gudang Farmasi Bencana Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya dan posko kesehatan wilayah terdampak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan relawan apoteker berkontribusi dalam menjaga ketersediaan obat esensial, meningkatkan ketertiban pengelolaan logistik kefarmasian, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan obat yang rasional dan aman, khususnya pada kelompok rentan dan pasien penyakit kronis. Kegiatan ini juga memperkuat koordinasi lintas profesi dalam sistem penanggulangan bencana kesehatan daerah. Dapat disimpulkan bahwa relawan apoteker memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan bencana, baik dari aspek logistik kefarmasian maupun pelayanan farmasi klinik. Penguatan kebijakan dan kapasitas apoteker bencana diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas penanggulangan bencana di masa mendatang.