Bimantara, Yusuf Mufti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Parameter Genetik dan Penampilan Karakter Agronomi Galur-Galur Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Perlakuan Kolkisin Generasi 5 Bimantara, Yusuf Mufti; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar (Ricinus communis L.)  dapat dibudidayakan di daerah kering dan marginal untuk tanaman lain. Produksi jarak kepyar di Indonesia semakin menurun mulai dari tahun 2011 sampai 2014. Hal ini menunjukkan dibutuhkan peningkatan produksi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari keragaman genetik dan fenotip karakter tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5), dan mempelajari heritabilitas karakter tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5). Penelitian telah dilaksanakan di Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2018.Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 galur CT5, pupuk SP36, Urea, dan KCL. Bahan tanam yang digunakan adalah 20 galur jarak kepyar perlakuan kolkisin generasi ke-5 (CT5) masing-masing galur terdapat 6 tanaman dengan 2 kali ulangan dengan jarak tanam 100x100 cm. Pengamatan yang dilakukan untuk pendugaan nilai heritabilitas adalah karakter-karakter kuantitatif. Hasil analisis varians menunjukkan hasil yang sangat nyata dan nyata. Hasil analisis yang tidak nyata didapatkan pada karakter diameter batang atas dan berat tandan. Nilai koefisien variasi genetik (KVG) dan koefisien variasi fenotip (KVF) dari hasil analisis didapatkan hasil yang berkriteria sedang hingga tinggi pada 20 karakter pengamatan, dan terdapat karakter diameter batang atas, berat tandan, dan tebal biji yang berkriteria rendah. Hasil pendugaan heritabilitas didapatkan 21 karakter yang memiliki heritabilitas tinggi dan karakter diameter batang atas dan berat tandan yang memiliki heritabilitas rendah.
Associations and Multi-Traits Selection for Identifying Superior and Stable Maize Hybrids (Zea mays L.) Under Tropical Regions Supriadi, Dedy; Bimantara, Yusuf Mufti; Zendrato, Yuniel Melvanolo; Widaryanto, Eko; Kuswanto, Kuswanto; Waluyo, Budi
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 41, No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v41i1.107896

Abstract

The development of maize hybrids that combine desirable agronomic traits and grain yield could enhance the likelihood of adopting new superior cultivars. Breeding programs that use specific selection criteria aim to produce high-yielding and stable hybrids with good agronomic performance. The study aimed to determine the superior and stable tropical maize hybrids using simultaneous selection based on trait associations. Ten maize hybrids were evaluated across 10 different environments in tropical regions using a randomized complete block design with 3 replications. Genotype, environment, and genotype-by-environment interactions exhibited statistically significant effects on all observed traits, indicating the differential genetic responses among hybrids across environments. Grain yield is significantly associated with agronomic traits and yield components, thus rendering it a suitable selection criterion for identifying superior genotypes. The heritability of each trait was high, along with selection gains, indicating good prospects for selection. Identifying genotypes using multiple traits can be effective for selecting the best genotype based on the selection criteria under multiple environments. H07, H04, and H05 were identified as superior and stable hybrids based on the multi-trait genotype-ideotype distance index (MGIDI) and multi-trait stability index (MTSI), as well as the factor analytic best linear unbiased prediction (FAI-BLUP) and Smith-Hazel. These hybrids can be used in future breeding programs and as candidates for superior tropical maize hybrids.