Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X DI SMK IT AL-JUNAEDIYAH Rahmawati, Sri Dewi; Setiadi, David; Agustiani, Tanti
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v9i1.25016

Abstract

This research aims to implement the Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction (ARIAS) learning model in the experimental class in the poetry writing ability of class X students at Al-Junaediyah IT Vocational School. The samples taken by researchers used cluster random sampling. The method used is quantitative experimentation in order to examine the effect of a treatment on the symptoms of a group and can be compared with other groups given different treatments. Meanwhile, the data collection used by researchers, apart from collecting poetry writing test results in the pretest (initial test) and posttest (final test), also took observation data through observation sheets as student observations during the learning process and documentation in the form of photos or drawings. in the classroom environment. The results of this research show a significant effect, seen from the final average data that the experimental class got 84.83 and the control class got 66.03. Thus, the final results show significant differences between classes that were given treatment and those that were not given treatment. Apart from that, the hypothesis results also show significance where H1 is accepted and H0 is rejected. Because 0.00 < 0.05, which means that if the Sig (2-tailed) value < 0.05, then there is a difference between learning outcomes in the control class and the experimental class, and if the Sig (2-tailed) value is > 0.05, then there is no significant difference or influence between learning outcomes in the control class and the experimental class.
Optimalisasi Peran Media Sosial Untuk Pencegahan Kehamilan Remaja: Tinjauan Hukum Dan Sosial Di Indonesia Rahmawati, Sri Dewi; Susiarno`, Hadi
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.3959

Abstract

Kehamilan remaja di Indonesia masih berada pada tingkat yang mengkhawatirkan dan menimbulkan dampak multidimensi, baik terhadap kesehatan, kondisi sosial, maupun kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media sosial sebagai instrumen edukasi kesehatan reproduksi remaja sekaligus mengkaji tantangan dan peluang pengaturannya dalam perspektif hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, kasus, dan konseptual terhadap delapan regulasi kunci, antara lain Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang ITE, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, serta Permen-PPPA Nomor 8 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan mendorong perilaku preventif remaja. Namun demikian, efektivitas tersebut dihadapkan pada berbagai hambatan, seperti maraknya misinformasi, kesenjangan akses digital, serta ketidaksinkronan kerangka regulasi yang berlaku. Penelitian ini mengidentifikasi tiga kesenjangan utama, yaitu ketidakjelasan hierarki norma antara regulasi kesehatan dan pornografi, disharmonisasi antara perlindungan data pribadi dan kebutuhan pengawasan konten secara masif, serta belum responsifnya PP Nomor 28 Tahun 2024 terhadap mekanisme algoritma platform digital. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan harmonisasi regulasi dan penguatan peran negara, platform digital, serta peer educator sebagai strategi komprehensif dalam pencegahan kehamilan remaja.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI MI AR-ROHMAH KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Rahmawati, Sri Dewi
Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/uajmpi.v4i3.3380

Abstract

Skripsi ini membahas tentang manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual yang diterapkan di sekolah sebagai suatu upaya atau cara yang ditempuh pendidik melalui pengembangan budaya. Budaya religius adalah segala norma, nilai, aturan, kegiatan, perilaku dan asumsi dasar yang dibentuk dan dibiasakan untuk disampaikan kepada warga sekolah berlandaskan nilai agama. Kebijakan kurikulum yang diharapkan tidak hanya berpedoman dengan prestasi akademis namun perlu didampingi pendidikan berkarakter di sekolah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso Kabupaten Malang. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: 1) Bagaimana perencanaan manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso? 2) Bagaimana pelaksanaan manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdsan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso? 3) Bagaimana evaluasi manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian di MI Ar-Rohmah Karangploso Kabupaten Malang ini adalah: 1) perencanaan pengembangan budaya religius dimulai dari kepemimpinan Kepala madrasah dan stakeholder madrasah, perumusan visi, misi, dan tujuan, program budaya religius, analisis kebutuhan, jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, implementasi, dan evaluasi. 2) Pelaksanaan pengembangan budaya religius diklasifikasikan ke dalam program kurikuler dan kokurikuler 3) evaluasi manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso salah satunya melalui Evaluasi Diri Madrasah (EDM) untuk kegiatan keseluruhan, evaluasi per semester, dan evaluasi kondisional.