Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors that Influence the Intention of Micro, Small, And Medium Enterprises (MSMEs) to Use Marketplaces in the Digitalization Era Suprihatin, Erni; Suhud, Usep; Handaru, Agung Wahyu
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 12 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i12.323

Abstract

The purpose of this study is to find variables that affect the intention of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to use e-marketplaces. Innovation diffusion theory (IDT) and the technology acceptance model (TAM) are applied in this study to understand how MSMEs adapt to e-marketplaces. While IDT shows how innovation can be accepted and used, TAM shows how MSMEs can accept and use technology through perceived usefulness, perceived ease of use, and attitude characteristics. IDT's approach in this study is limited to compatibility, which is a decisive element in the selection of MSMEs to join the e-marketplace. The perceived trust factor in this study is suggested to support the impact of compatibility on MSMEs' intention to use e-marketplaces. This study uses a survey methodology using questionnaires. A total of 219 samples were taken from MSMEs in Tangerang City, Indonesia, who are at least 17 years old and have previously used the e-marketplace. According to the findings, compatibility significantly influenced the intention to use through perceived trust intervention factors, but the intention to use was not significantly influenced by the intervention variables of attitude, perceived usefulness, or perceived ease of use. The findings of this study have implications for digital marketing plans and strategies for MSMEs and marketplace companies and government policy guidance.
THE EFFECTIVENESS OF "FRESHIMA" ON KNOWLEDGE OF PREVENTING TYPE 2 DIABETES MELLITUS AT YAYASAN CAHAYA YATIM AL IKHLAS Nina, Nina; Hidayat, Hidayat; Suprihatin, Erni; Gutama, Septari Rahma Putri
HEARTY Vol 14 No 1 (2026): FEBARURI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v14i1.20774

Abstract

Keterbatasan sarana, parasana dan akses informasi kesehatan,hilangnya fungsi pengawasaan dan bimbingan dari orang tua membuat santri di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas rentan memiliki faktor risiko yang memicu T2DM seperti kebiasaan mengkonsumsi minuman kemasan berpemanis atau jajanan tinggi natrium, riwayat DM keluarga hingga minimnya kesempatan memperoleh informasi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas program FRESHIMA terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan T2DM pada santri di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen pada pretest dan posttest tanpa kontrol kepada 60 santri remaja sebagai responden. Intervensi upaya peningkatan pengetahuan remaja terhadap pencegahan T2DM pada santri remaja di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas dilaksanakan menggunakan metode fasilitasi menggunakan media edukasi lembar balik FRESHIMA yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dalam upaya melaksanakan pencegahan T2DM. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor sebesar 11,33 pada posttest dengan rata-rata skor responden 88,30 dibandingkan dengan skor pretest sebelum intervensi sebesar 77,17 serta diketahui nilai p-value sebesar 0,000 (p-value < 0,05 pada α = 5%), sehingga disimpulkan bahwa intervensi program Fasilitasi FRESHIMA efektif meningkatkan pengetahuan tentang perilaku pencegahan T2DM pada santri remaja di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas. Efektivitas ini dipengaruhi pendekatan pembelajaran partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam proses belajar, dan diskusi kelompok, sehingga mampu memotivasi untuk mengaplikasikan dalam perilaku kesehatan sehari-hari. Diperlukan upaya pengembangan dan pemanfaatan program FRESHIMA melalui peningkatan keterlibatan dan kolaborasi interprofesi antara akademisi, petugas kesehatan dan unit pelayanan kesehatan serta unit terkait lainnya untuk memperluas cakupan implementasi intervensi dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pencegahan T2DM pada remaja.