Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Model Project Based Learning (PjBL) Materi Pembuatan Pupuk Organik untuk Meningkatkan Keterampilan Praktik Siswa Kelas VIII MTs DDI Kulo Zulaikha, Izni; Tang, Jusman; Saade, Muhammad Faisal; Aksan, Muhammad
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1566

Abstract

Penelitian ini berupaya menilai kemanjuran paradigma Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) dalam konteks bahan produksi pupuk organik, secara khusus menargetkan peningkatan keterampilan praktis di kalangan siswa kelas delapan di MTs DDI Kulo. Implementasi model PJBL dirancang untuk mendorong partisipasi siswa aktif dalam kegiatan berbasis proyek otentik, dengan hasil yang diantisipasi untuk memperkaya domain kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, menggunakan desain Kelompok Kontrol Non-Equivalent untuk kerangka kerjanya. Kelas VIIIa berfungsi sebagai kelompok kontrol, menerima pembelajaran melalui model berpusat pada guru, sedangkan kelas VIIIb berfungsi sebagai kelompok eksperimen, terlibat dengan model PJBL. Akuisisi data dilakukan melalui penilaian pra-tes dan pasca-tes, kuesioner afektif, dan metrik observasi psikomotorik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai peningkatan yang signifikan secara statistik dalam domain ketiga yang dievaluasi, mencapai skor N-Gain 0,65, dikategorikan sebagai cukup efektif, berbeda dengan skor kelompok kontrol 0,50, yang dianggap kurang efektif. Tes t independen membuktikan perbedaan yang signifikan dalam kemanjuran antara dua metodologi instruksional (P < 0,05). Akibatnya, disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis proyek terbukti lebih efektif dalam memajukan keterampilan praktis, hasil pembelajaran kognitif, dan sikap afektif siswa mengenai bahan produksi pupuk organik. Diharapkan bahwa hasil ini akan memberikan titik referensi yang berharga untuk kemajuan metodologi pembelajaran berbasis proyek inovatif yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat pendidikan menengah.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK MANDIRI BAGI SISWA JURUSAN PERTANIAN SMK 3 SIDRAP SEBAGAI UPAYA PERTANIAN BERKELANJUTAN Tang, Jusman; Hanafi, Muhammad; Astuti, Yayuk; Saade, Muhammad Faisal; Hermasnyah, Sam; Hasanuddin, Fenny; Ramdan, Ramdan; Jufri, Al Jafar; Zulfahmi, Zulfahmi; Fajar, Muh.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.55230

Abstract

Pertanian berkelanjutan menjadi isu penting dalam menghadapi degradasi lingkungan dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak pendidikan menengah kejuruan, khususnya pada bidang pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik mandiri kepada siswa Jurusan Pertanian SMK 3 Sidrap sebagai bentuk penguatan kompetensi praktis dan kesadaran lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, penyampaian materi teoritis mengenai konsep pertanian berkelanjutan dan pupuk organik, praktik langsung pembuatan pupuk organik berbahan baku lokal, serta evaluasi pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri, serta memahami manfaat pupuk organik dalam meningkatkan kesuburan tanah dan menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini mendorong sikap mandiri dan aplikatif siswa dalam mendukung praktik pertanian ramah lingkungan. Dengan demikian, pelatihan pembuatan pupuk organik mandiri ini dinilai efektif sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan melalui pendidikan vokasi pertanian.