Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kearifan Lokal Masyarakat Gayo Dalam Budidaya Kopi Amalia, Zuhda; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1.1 (2024): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Maret 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.1.32130

Abstract

Indonesia memiliki budaya yang beragam yang meliputi rumah adat, upacara adat, pakaian adat, tarian adat, alat musik dan lagu tradisional, senjata tradisional, bahkan makanan khas daerah yang beranekaragam. Inilah yang disebut sebagai kearifan lokal. Kearifan lokal mencakup segala bentuk kepercayaan, pemahaman, atau wawasan, serta konvensi atau etika yang mengatur perilaku manusia dalam komunitas ekologis. Ada salah satu bentuk kearifan lokal yang terdapat pada masyarakat Gayo yaitu pada bidang penanaman kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kearifan lokal masyarakat Gayo dalam budidaya kopi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023 di Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Inpormat dalam penelelitian ini adalah tetua kampong dangan para petani kopi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kearifan lokal dalam budidaya kopi di masyarakat gayo yaitu masih adanya tradisi yang di lakukandalampembudidayaan kopimulaidariawalpembukaanlahanbudidaya kopi menggunakan tradisi seumegang atau mumeger (pembersihan lahan), tradisi tulak bele (kenduri agar di jauhkan dari bencana). Saat penanaman kopi dan hingga pascapanen masyarakat gayo masih menggunakan tradisi misalnya tradisi pemberkat (kenduri rasa syukur), tradisi bejamu, tradisi mangan lo, tradisi man ongkosan. Dari semua pembahasan dapat di simpulkan bahwa masyarakat gayo masih menggunakan kearifan lokal dalam melakukan kegiatan salah satunya masyarakat masih menggunakan kearifan lokal yang sudah di lakukan secara turun temurun dalam pembudidayaan tanaman kopi. Masyarakat Gayo melakukan kegiatan pertanian di kawasan tersebut, disertai dengan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga menciptakan kearifan lokal yang ada di sekitar masyarakat Gayo dan harus dilindungi.Kata kunci: Kearifan Lokal, Kopi , Kebiasaan, Adat.