Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Maqasid Al-Shariah Model and Its Application in Islamic Banking: An Analysis From Scholars And Academics Perspective Ramdani Harahap, Soritua Ahmad; Maulana, Hartomi; Maemunah, Hayatul; Rahmadani, Muhammad Rizky
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 01 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i01.229

Abstract

Islamic banking is struggling in maintaining it in the financial industry by adhering to sharia principles. The development of Islamic banking continues to increase, starting from the performance, products, and other services. However, there are some problems in Islamic banking such as the murobahah financing which still supports the approval of Islamic banking and the lack of public understanding of about Islamic finance products. The research method used in this study through a qualitative approach to the form of stages of observation, interviews with practitioners and academics to complete the data and data documentation. To achieve valid results, interviews were conducted using purposive sampling techniques. This research reveals that in general the main purpose of maqāṣid al-sharī‘ah according to the agreement of the scholars is to achieve maslahah. To see the above, the maqāṣid al-sharī‘ah model is one model that can measure the performance of Islamic banking with a conception based on Islamic scholars. The three main points that become aspects of the benchmark are Tahdhib al-Fard (Educating individuals), Iqamah al-`Adl (Establishing justice) and Jalb al-Maslahah (Promoting Welfare).
Penerapan Irigasi Tetes Bertenaga Surya dengan Sistem Otomatis Mikrokontroler Pada Kelompok Tani Kabupaten Lamongan Ardiansyah, Heri; Shodiq, Muhammad; Mahbubillah, M Ainul; Agustina, Rohmatin; Gymnastiar, Abdullah Hakim; Rahmadani, Muhammad Rizky; Akrom, Fatahillah; Putra, Ahmad Faris Rachmad; Ramadhan, Hanif Azhar; Haq, Zufar Faiil
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.93488

Abstract

Keterbatasan sumber daya air di lahan tadah hujan menjadi tantangan utama bagi petani, terutama selama musim kemarau, yang membatasi aktivitas budidaya dan berdampak pada pendapatan rumah tangga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui penerapan teknologi irigasi tetes bertenaga surya dengan sistem kecerdasan buatan menggunakan sensor kelembaban dan suhu tanah di Kelompok Tani Kabupaten Lamongan. Metode pelaksanaan meliputi perancangan dan instalasi sistem irigasi otomatis, pelatihan penggunaan teknologi kepada petani, serta pendampingan budidaya cabai selama musim kemarau. Hasil program menunjukkan bahwa lebih dari 90% petani mengakui manfaat dari irigasi otomatis ini dan berencana untuk menerapkannya, baik secara mandiri (25%) maupun melalui kelompok tani (32,5%). Selain itu, 35% petani memilih untuk mengombinasikan sistem irigasi otomatis dengan metode konvensional untuk menyesuaikan kebutuhan air sesuai musim. Penerapan teknologi ini tidak hanya memungkinkan petani untuk tetap menanam di musim kemarau, tetapi juga meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan. Kesimpulannya, teknologi irigasi tetes bertenaga surya yang dilengkapi kecerdasan buatan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan kesejahteraan petani, serta dapat direplikasi untuk mendukung ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di wilayah lain.