Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Technical Assistance on Plant Cultivation Landslide Prevention in the River Flow Area in Kampung Bendang Nagari River Sariak VII Koto Padang Pariaman District Suryani, Ade Irma suryani; Yuherman, Yuherman; Siregar, Lamina
Asian Journal of Community Services Vol. 3 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v3i5.9367

Abstract

Watershed areas (watersheds are divided into upstream, middle and downstream areas. Upstream watersheds are characterized as conservation areas, have a higher drainage density and are areas with slopes of more than 15%, lower watersheds are characterized by areas with small slopes (less than 8% ) to flat, in some places it is a flood or puddle area. Water management is determined by irrigation water structures. The middle watershed is a transition area between upstream and downstream. (Asdak, 1995). main, (1) vegetative method, (2) Mechanical method, (3) Chemical method (Arsyad, 2010). In watershed spatial planning, vegetative methods and mechanical methods are recommended There are several methods that can be used to prevent landslides in watershed areas, both upstream, middle and downstream, but what is highly recommended is the Vegetative method and cultivating these plants
Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak BPHTB dan PBB-P2 terhadap Kepuasan Masyarakat pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Fahrina, Sri; Suryani, Ade Irma Suryani; Kurniasih, Endah Tri
Ebisma (Economics, Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 5 No. 2 (2025): Economics, Business, Management, & Accounting Journal (Ebisma)
Publisher : Haka Vyza Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61083/ebisma.v5i2.73

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepuasan masyarakat dan kepercayaan terhadap pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan pajak daerah, khususnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), dan keterkaitannya dengan tingkat kepuasan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan sembilan indikator pelayanan publik sesuai Permen PAN-RB Nomor 14 Tahun 2017. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu wajib pajak yang menggunakan layanan BPHTB dan PBB-P2. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) keseluruhan sebesar 77,8, yang termasuk kategori “Baik”. Unsur pelayanan dengan nilai tertinggi adalah perilaku pelaksana (81,0) dan kompetensi pelaksana (80,0), sedangkan aspek dengan nilai terendah adalah penanganan pengaduan (75,0) serta sarana dan prasarana (76,4). Analisis lebih lanjut mengindikasikan adanya pengaruh positif antara kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat. Hal ini memperkuat temuan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya profesionalisme petugas, transparansi biaya, dan dukungan teknologi informasi dalam meningkatkan kepuasan dan kepatuhan wajib pajak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan pajak BPHTB dan PBB-P2 dapat mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah