Angka Kematian Ibu merupakan salah satu indikator untuk menilai derajat kesehatan suatu masyarakat. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian kematian ibu disuatu wilayah, salah satunya adalah kurangnya peran kepemimpinan dan kolaborasi dalam pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin dan nifas. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi merupakan salah satu profesi potensial yang diharapkan mampu memimpin dan mengkolaborasikan para pemangku kepentingan yang berperan di bidang kesehatan maupun non kesehatan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menjaga kesehatan dan mencegah kematian ibu hamil, bersalin dan nifas. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang biasanya berpraktek hanya di Rumah Sakit harus turun ke masyarakat untuk ikut memecahkan masalah kesehatan di wilayahnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mempraktekan kepemimpinan dan mengolaborasikan para pemangku kepentingan untuk menjaga kesehatan dan mencegah kematian ibu hamil, bersalin dan nifas. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah menggali masalah, mencari solusi dan melaksanakan upaya pemecahan masalah diantaranya dengan melaksanakan focus group discussion antar pemangku kepentingan, pendampingan skrining pemeriksaan kehamilan dan ultrasonografi ibu hamil risiko tinggi kepada dokter umum, peningkatan pengetahuan dan keterampilan dokter, bidan, perawat dan kader, serta lomba bidan desa dan kader teladan tingkat kecamatan. Hasil kegiatan dari pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan koordinasi antara bidan desa, puskesmas dan Rumah Sakit rujukan, peningkatan kompetensi dokter umum, bidan dan perawat dalam penanganan kasus emergensi obstetri dan neonatal, peningkatan pengetahuan kader dalam melaksanakan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil dari nilai rata-rata pre test 57,1 menjadi 76,5 saat post test, serta pelibatan pemangku kepentingan non kesehatan dalam hal ini adalah pihak kecamatan untuk ikut serta berperan dalam menjaga kesehatan dan mencegah kematian ibu hamil, bersalin dan nifas. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model salah satu upaya penurunan angka kematian ibu dan model pemenuhan kewajiban Rumah Sakit dalam perannya dalam mengatasi masalah kesehatan di luar Rumah Sakit.