Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Inquiry-Based Learning di SDN Cisaat Gadis Kelas V dan VI Hidayat, Ravi Raya; Rusi Rusmiati Aliyah; Sopan Sopian Apriansah; Andri, Andriansyah; Ardinan Al-farizi; Ridwansyah
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16189

Abstract

Metode Inquiry-Based Learning (IBL) diterapkan di sekolah dasar untuk meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa selama pembelajaran. IBL memfokuskan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, di mana siswa secara mandiri terlibat dalam proses bertanya, menyelidiki, dan menemukan solusi berdasarkan rasa ingin tahu mereka. Penelitian ini mengkaji efektivitas IBL dalam mendorong minat belajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa di kelas V dan VI SDN Cisaat Gadis. Melalui metode kualitatif, data dikumpulkan menggunakan observasi langsung, wawancara dengan guru, dan angket siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa metode IBL mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep yang dipelajari. Tantangan dalam penerapan IBL antara lain adalah kebutuhan pelatihan guru dan penyesuaian kurikulum. Secara keseluruhan, IBL menawarkan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan yang dinamis.
Potensi Kandungan Batang Pisang (Musa paradisiaca) sebagai Anti-Diabetik: Sebuah Tinjauan Pustaka: Andriansyah Andri, Andriansyah
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 9 No. 2 (2025): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v9i2.pp219-224

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Peningkatan jumlah kasus diabetes di Indonesia berdampak pada meningkatnya penggunaan obat antidiabetes, yang secara tidak langsung turut meningkatkan risiko terjadinya efek samping, terutama pada pasien lanjut usia. Berbagai golongan obat seperti metformin, sulfonilurea, inhibitor alfa-glukosidase, tiazolidindion, serta agonis GLP-1 sering digunakan sebagai terapi lini utama, namun telah dilaporkan menimbulkan efek samping mulai dari mual, diare, hipoglikemia, penambahan berat badan, hingga gangguan fungsi organ tertentu. Kondisi tersebut menjadi alasan perlunya dilakukan peninjauan kembali terhadap keamanan terapi farmakologis jangka panjang dan pentingnya eksplorasi alternatif pengobatan yang lebih aman. Salah satu sumber bioaktif alami yang berpotensi dikembangkan adalah batang pisang (Musa paradisiaca L.). Bagian tanaman ini diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, steroid, dan kuinon. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan kemampuan memperbaiki fungsi sel β pankreas melalui mekanisme perlindungan terhadap kerusakan oksidatif. Flavonoid juga diketahui dapat menghambat enzim α-glukosidase, sehingga mampu mengurangi penyerapan glukosa di usus dan menurunkan kadar glukosa postprandial. Dengan kombinasi efek biologis tersebut, batang pisang memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber bahan aktif antidiabetes. Kajian ini bertujuan menyoroti keterbatasan terapi farmakologis serta potensi pemanfaatan batang pisang sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang lebih aman, efektif, dan berpotensi mendukung pengembangan obat antidiabetes berbasis herbal. Kata Kunci: Diabetes melitus, Terapi Non Farmakologis, Tanaman Terbal, Aktivitas Antidiabetik