Perilaku merokok dan tindakan bullying merupakan dua permasalahan serius yang kerap muncul pada siswa sekolah dasar dan berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting agar anak-anak mampu membangun karakter sehat dan peduli sesama. Program pengabdian masyarakat melalui Edukasi BERANI (Bimbingan Anti Rokok dan Anti Bullying) dilaksanakan di SDN Jajar 2, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dengan peserta 24 siswa kelas VI. Kegiatan dilakukan pada 11–29 Agustus 2025 menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Materi meliputi bahaya rokok, strategi menolak ajakan merokok, pemahaman tentang bullying, serta pembentukan sikap peduli dan empati. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebesar 22,1% dengan rerata jawaban benar meningkat dari 67,9% pada pretest menjadi 90% pada posttest. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi, partisipasi aktif dalam diskusi, serta perubahan sikap yang lebih kritis terhadap perilaku merokok dan bullying. Evaluasi akhir menegaskan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan sikap positif siswa terhadap bahaya rokok dan perundungan. Dengan demikian, program Edukasi BERANI berkontribusi dalam membentuk lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak, serta mendukung Gerakan Sekolah Sehat melalui pembentukan generasi yang tangguh, sehat, dan berkarakter mulia.