Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Terhadap Pemanfaatan Ekonomi Digital: Peran Nasyiatul Aisyiyah dalam Meransang Kewirausahaan Wanita di Kabupaten Sidenreng Rappang Kawaru, Sundari; Nilwana, Andi; Juana, Juana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15288

Abstract

ABSTRAK Pengabdian ini berfokus pada memberikan pemahaman dan keterampilan bisnis Digital untuk mendorong Wanita mendapatkan pekerjaan dan melek bisnis digital seperti e-commerce dan media social merupakan sarana yang efektif dalam pemasaran yang dengan demikian bekerjasama dengan organisasi Perempuan yaitu Nasyiatul Aisyiyah dalam hal ini program ini merupakan suatu hal yang bermanfaat untuk diketahui dan dipelajari pada zaman sekarang Urgensi pemberdayaan perempuan dalam ekonomi digital terletak pada ketidaksetaraan gender yang masih ada dalam akses, pengetahuan, dan peluang di dunia digital. Nasyiyah bertujuan untuk mengatasi hambatan ini dan memungkinkan perempuan untuk memanfaatkan peluang ekonomi digital. Tujuan utama dari pengabdian ini 1) meningkatkan keterampilan perempuan dalam pemanfaatan ekonomi digital, 2) memfasilitasi akses ke platform e-commerce, dan 3) membantu dalam mengembangkan kewirausahaan wanita dalam ranah digital. Metode yang digunakan, observasi awal, sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, mentorship dan pendampingan, evaluasi dan Perbaikan,  1) melakukan pelatihan keterampilan dengan memberdayakan Perempuan untuk menciptakan dan mengelola bisnis, 2) mengajarkan langsung aplikasi e-commerce untuk membantu Perempuan untuk mencapai pasar global 3) dengan memberikan bantuan pelatihan ini dapat menginspirasi Perempuan dalam memulai bisnis, Meningkatkan keterampilan perempuan dalam pemanfaatan ekonomi digital, memfasilitasi akses ke platform e-commerce, dan membantu dalam mengembangkan kewirausahaan wanita dalam ranah digital, kita dapat menciptakan sebuah ekosistem yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan memberdayakan perempuan untuk menjadi aktor utama dalam ekonomi digital, kita tidak hanya membuka peluang bagi mereka secara individu, tetapi juga membawa manfaat besar bagi masyarakat secara keseluruhan melalui pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan inklusif. Perlu adanya 1) Perluasan program pelatihan, 2) Peningkatan konten Pelatihan, 3) Dukungan dan Keberlanjutan. Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, Ekonomi Digital, Kewirausahaan  ABSTRACT This service focuses on providing understanding and digital business skills to encourage women to get jobs and become literate in digital business such as e-commerce and social media, which are effective means of marketing, thereby collaborating with women's organizations, namely Nasyiatul Aisyiyah, in this case this program is something which is useful to know and learn today. The urgency of empowering women in the digital economy lies in the gender inequality that still exists in access, knowledge and opportunities in the digital world. Nasyiyah aims to overcome these barriers and enable women to take advantage of digital economic opportunities. The main objectives of this service are 1) improving women's skills in utilizing the digital economy, 2) facilitating access to e-commerce platforms, and 3) helping to develop women's entrepreneurship in the digital realm. Methods used, initial observation, socialization, implementation of training, assistance and mentoring, evaluation and improvement, Results: 1) conducting training by empowering women to create and manage businesses, 2) teaching directly e-commerce applications to help women reach the global market 3) by providing this training assistance can inspire women to start businesses. Conclusion: increasing women's skills in utilizing the digital economy, facilitating access to e-commerce platforms, and helping develop women's entrepreneurship in the digital realm, we can create a more inclusive, innovative, ecosystem. and sustainable. By empowering women to become key actors in the digital economy, we not only open up opportunities for them individually, but also bring huge benefits to society as a whole through broader and more inclusive economic growth. Recommendations: 1) Expansion of training Programs, 2) Enchancement of training Content, 3) Sustainability and Support Keywords: Women's Empowerment, Digital Economy, Entrepreneurship
Analisis Strategi Pencegahan dan Pengawasan Judi Online di Kabupaten Sidenreng Rappang Juana, Juana; Hardianti, Hardianti; Ikbal, Muhammad
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 2 (2026): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i2.2020

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital telah meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dan informasi, namun juga memunculkan tantangan baru berupa praktik perjudian online yang mudah diakses, bersifat lintas wilayah, dan sulit diawasi. Fenomena ini berdampak pada moralitas, ketertiban sosial, dan produktivitas masyarakat, termasuk di Kabupaten Sidenreng Rappang, di mana praktik judi online mulai menyasar pelajar dan masyarakat usia produktif. Pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan kampanye digital, namun regulasi dan sistem pengawasan digital masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum serta mengevaluasi efektivitas pengawasan digital terhadap praktik judi online di Sidrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan masih dominan bersifat sosial informal, edukasi dan literasi digital belum menjadi fokus, sementara pengawasan digital belum efektif akibat keterbatasan kapasitas aparatur, infrastruktur, kewenangan, dan keterlibatan masyarakat. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan strategi pencegahan terstruktur, peningkatan literasi digital, pengembangan sistem pengawasan kolaboratif, serta koordinasi lintas sektor untuk mewujudkan penanggulangan perjudian online yang lebih efektif dan berkelanjutan