Yusrolana Nor Haqiqi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSISTENSIALISME KEBERAGAMAAN SANTRI WARIA DI PONDOK AL-FATAH YOGYAKARTA Yusrolana Nor Haqiqi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagamaan waria merupakan perbincangan yang unik untuk dibahas dan tidak akan pernah selesai. Bukan saja karena konstruk sosial yang membuat waria termarjinalkan tapi juga disokong dalil teologi yang menunjukkan laknat Tuhan atas waria. Sehingga justifikasi laku peribadatan yang dilakukan seolah sia-sia karena sejak awal telah menyalahi kodratNya. Namun fakta di lapangan, para waria tidak lah seperti yang dianggapnya kurang baik. Para waria memiliki keberagamaan yang berbeda dengan ekspresinya masing-masing. Untuk mencapai hal itu, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan termasuk dalam kategori jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan prespektif teori eksistensialisme Kierkegard yang menyoroti aspek keberagamaan santri waria di Pondok Waria Al-Fatah Yogyakarta sebagai pisau analisis untuk membedah persoalan. Dari penelitian ini terdapat kesimpulan bahwa keberagamaan waria begitu kompleks, khususnya konstruksi sosial yang turut serta membentuk waria sebagai kaum rentan yang termarjinalkan serta didukung dengan doktrin-doktrin teologis yang sering dilekatkan sebagai mahluk yang menyimpang atas ketetapan Tuhan yang mendapat laknat dariNya. Termasuk juga dalam proses pelaksanaan keberagamaan yang dilakukan begitu beragam, ada yang memilih mengenakan mukenah dan beberapa lainnya memilih mengenakan sarung atau celana dengan alasan kenyamanan untuk mencapai kekhusukan demi menghadap sang Pencipta.
MEMBANGUN SIKAP MODERASI BERAGAMA MELALUI PENDIDIKAN ISLAM (STUDI MODERASI BERAGAMA MELALUI KEGIATAN PESANTREN MAHASISWA AN-NUR SURABAYA) M. Bagas Kurnia PS, Alaika; Ihwanun Nafi’; Yusrolana Nor Haqiqi
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 1 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v2i1.54

Abstract

Pesantren merupakan pendidikan yang unik khas Indonesia, salah satunya pesantren mahasiswa an-Nur Surabaya yang memiliki ciri khas tersendiri yakni pendidikan informal, yaitu kajian studi Islam secara general, murajaah hafalah al-Qur’an dan studi hadits serta berkerja sama dengan lembaga lain seperti seminar serta halaqoh. Adanya kegiatan tersebut, mahasiswa harus menyeimbangi baik dari kegiatan pesantren maupun dari kegiatan kampus, salah satunya dengan mengajarkan tentang mewujudkan sikap moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan sarana mewujudkan suatu hal penyeimbang dan berperan penting antara mahasiswa dan pesantren. Dengan hal itu, penelitian ini akan memaparkan implementasi moderasi beragama dengan melalui kegiatan pesantren mahasiswa An-Nur Surabaya. Pendekatan penelitian ini menggunakan studi kasus, sedangkan metode penelitian ini mengggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berkenaan dengan Creswell mengemukakan bahwa studi kasus sebagai pendekatan kualitatif di mana peneliti mengumpulkan beberapa informasi atau data dalam bentuk deskripsi kasus tersebut. Dalam artikel ini memfokuskan bagaimana moderasi beragama di pesantren mahasiswa, kemudian bagaimana implementasi moderasi beragama melalui kegiatan pesantren mahasiswa An-Nur Surabaya.