Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI JALUR GANDA PERLINTASAN SEBIDANG JPL 01 MADIUN KEPADA PEDAGANG DAN PEMBELI DI PASAR WINONGO Dhina Setyo Oktaria; Ika Setyorini Pradjojowaty; Balla Wahyu Budiarto; Mariana Diah Puspitasari; Galih Satria
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar adalah tempat di mana barang dan jasa bertukar tangan antara pedagang dan pembeli dan dapat menciptakan aliran ekonomi yang vital. Pasar Winongo terletak di jalan Minak Kuncar Kota Madiun. Pasar ini beroperasi dari pukul 05.00 hingga pukul 10.00 WIB. Lalu-lintas di sekitar pasar winongo sangat ramai pada waktu pagi hari di jam sibuk dikarenakan banyak kendaraan terutama sepeda motor yang berlalu-lalang. Selain itu Pasar Winongo berada di depan lintasan kereta api dan dan dekat dengan perlintasan sebidang JPL No 1 Kota Madiun. Tujuan dari diadakannya sosialisasi ini agar pedagang dan pembeli di Pasar Winongo dapat lebih peduli lagi dengan keselamatan berlalu-lintas di dekat perlintasan rel kereta api serta JPL No 1 Kota Madiun. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dengan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, dengan disertai wawancara terhadap pedagang dan pembeli di Pasar Winongo serta pemberian cinderamata. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu pedagang dan pembeli di Pasar Winongo sudah tinggi kesadarannya terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, hal ini dibuktikan dengan selalu berhati-hati dalam berkendara, tengok kanan-kiri sebelum melintas, selalu memperhatikan rambu-rambu lalu-lintas dan tidak lupa berdoa. Kesimpulannya baik pedagang dan juga pembeli di Pasar Winongo sudah taat peraturan lalu-lintas, termasuk ketika melintasi perlintasan sebidang.
Design and Construction of Fixed Balise Distance Measurement to Running Rail Based on Microcontroller on LRT JABODEBEK Alif Fakhri Muhammad; Dhina Setyo Oktaria; Teguh Arifianto
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 16 No 1 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v16i1.720

Abstract

Balise jalur adalah perangkat elektronik yang ditempatkan di antara dua rel atau di atas bantalan rel pada jalur kereta api untuk berkomunikasi dengan transponder di sarana perkeretaapian, menentukan posisi kereta, dan mengaktifkan fungsi lainnya. Di LRT Jabodebek, digunakan Eurobalise 21 yang harus dipasang dengan presisi sesuai standar untuk beroperasi optimal. Pada pemeriksaan Balise pada LRT Jabodebek terdapat 3 parameter tolak ukur yang diperhatikan yaitu pengukuran ketinggian center Balise dengan top rail, jarak center Balise dengan running rail, dan ketinggian Balise dengan bracket base. Pengukuran saat ini menggunakan alat manual seperti roll meter, meteran, dan mistar, yang rentan terhadap kesalahan. Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, saya merancang alat ukur jarak balise menggunakan sensor jarak infrared laser, modul ESP32, dan OLED 0,96 Inch sebagai output, dengan data logger untuk penyimpanan data. Alat ini diuji dengan hasil menunjukkan akurasi 99,66% pada Sensor A untuk jarak balise terhadap bracket base, 99,10% pada Sensor B untuk jarak balise terhadap top rail, dan 99,94% pada Sensor C. Hasil ini membuktikan bahwa alat ukur yang dirancang mampu memberikan pengukuran yang akurat, sehingga diharapkan dapat mempermudah tim perawatan dalam pengukuran dan meningkatkan efisiensi serta akurasi dalam perawatan balise di LRT Jabodebek.