Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI DI PUSKESMAS KENDALSARI Putri, Sania; Rahmanto, Safun; Suharto, Bonita
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, yaitu suatu keadaan medis yang mana tekanan darah yang ada di arteri mengalami peningkatan. Adanya kenaikan tersebut membuat jantung melakukan kerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh . Tanda dan gejala yang muncul meliputi sakit kepala, pusing, sesak napas, dan nyeri dada. Tujuan : Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengurangi keluhan terkait hipertensi melalui penyuluhan senam hipertensi di Puskesmas Kendalsari. Metode: Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan media leaflet dan sesi tanya jawab. Melalui leaflet, peserta mendapatkan informasi mengenai pengertian hipertensi, pentingnya pengendalian tekanan darah, dan manfaat senam hipertensi. Sesi tanya jawab memberikan kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan keluhan yang dialami serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang senam hipertensi sebagai salah satu cara penanganan. Kegiatan ini melibatkan 20 orang di Puskesmas Kendalsari. Hasil kegiatannya menampilkan kenaikan signifikan pada ilmu yang dimiliki peserta perihal hipertensi beserta senam hipertensi, dengan pengukurannya dilakukan lewat kuesioner yang berwujud pretest beserta post test. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan melalui media leaflet beserta memberi tanya jawab efektif meningkatkan pemahaman terkait hipertensi, sehingga senam hipertensi dapat menjadi intervensi yang bermanfaat dalam pengelolaan hipertensi di masyarakat.
Efektivitas Penegakan UU ITE terhadap Kasus Penyebaran Konten Palsu: Studi Kasus di Pengadilan Negeri Jakarta Cahya, Lira; Oktavia , Dina; Putri, Sania
Legal Note Vol. 2 No. 1 (2026): Legal Note, January 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/legalnote.v2i1.194

Abstract

The spread of fake content or hoaxes through social media threatens social stability in Indonesia, with the ITE Law serving as the primary cyber law enforcement instrument. This study analyzes the effectiveness of ITE Law enforcement through a case study of Decision No. 203/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Sel at the South Jakarta District Court using Soerjono Soekanto's legal effectiveness theory framework. Normative juridical methods were employed with statutory and case approaches examining court decisions and secondary documents from accredited journals. Results indicate repressive effectiveness through Articles 28(1) and (3) with penalties up to 6 years imprisonment, yet hindered by unclear definition of "disturbance" limited by the Constitutional Court. Analysis of five legal effectiveness factors (substance, structure, culture, facilities, and society) reveals primary weaknesses in legal culture and enforcement facilities. Recommendations include revising hoax definitions, strengthening cyber patrol units, and judicial training to balance law enforcement with freedom of expression.