Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Citra Diri dengan Kepercayaan Diri pada Remaja Perempuan di Kabupaten Badung Ni Komang, Pidriyanti; Retnoningtias, Diah Widiawati; Huwae, Gretty Henofela
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpm.v9i2.4499

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between self-image and self-confidence in adolescent girls in Badung Regency, Bali. This study applied a quantitative correlational approach with a sample of 386 adolescent girls in Badung Regency, Bali, who were selected through random sampling. The instruments for measuring self-image and self-confidence have undergone validity and reliability tests, resulting in very high reliability coefficients (0.981 for self-image and 0.979 for self- confidence), making them suitable for use in this study. Based on the results of the hypothesis test, the hypothesis was accepted because the p-value was < 0.001, confirming the existence of a relationship between self-image and self-confidence. The correlation value (r = 0.612) indicates a strong positive relationship, where an increase in self-image is directly proportional to an increase in self-confidence among adolescent girls. This study shows a strong positive relationship between self-image and self-confidence among adolescent girls in Badung Regency, indicating that the better the self-image, the higher the self-confidence.
PROFIL KOGNITIF SLOW LEARNER BERDASARKAN TES WECHSLER INTELLIGENCE SCALE FOR CHILDREN (WISC) DI SEKOLAH X BADUNG BALI Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Retnoningtias, Diah Widiawati; Huwae, Gretty Henofela; Hardika, I Rai
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5255

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan aspek fundamental dalam keberhasilan belajar anak. Namun, tidak semua anak menunjukkan perkembangan kognitif yang optimal. Sebagian anak berada pada rentang kemampuan intelektual yang lebih rendah tetapi masih mampu mengikuti pembelajaran reguler, dikenal sebagai slow learners. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kognitif anak slow learner berdasarkan hasil asesmen Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC) di Sekolah X Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 15 anak yang diidentifikasi memiliki kendala dalam proses pembelajaran di kelas melalui informasi dari guru dan konselor sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Hasil asesmen menunjukkan terdapat tiga anak (J, M, dan K) dengan IQ total berada pada rentang 70–79, yang termasuk kategori slow learner. Skor IQ verbal dan IQ performance pada ketiga subjek relatif seimbang, dengan selisih antara 1–9 poin, menunjukkan tidak adanya ketimpangan signifikan antar domain kognitif. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hambatan belajar yang muncul bukan akibat gangguan spesifik pada proses kognitif tertentu, melainkan karena kapasitas intelektual umum yang lebih rendah. Anak slow learner umumnya membutuhkan waktu lebih lama dalam memahami konsep abstrak dan memerlukan pengulangan dalam pembelajaran. Temuan ini mendapatkan bahwa anak dengan kecerdasan di bawah rata-rata mampu belajar dengan baik melalui pendekatan konkret, instruksi bertahap, dan dukungan individual. Kesimpulannya, profil kognitif anak slow learner ditandai oleh kemampuan intelektual pada rentang batas bawah normal dengan keseimbangan antara kemampuan verbal dan performansi. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi guru dan konselor sekolah untuk merancang strategi pembelajaran adaptif, dengan menekankan penguatan keterampilan dasar, penggunaan media visual, serta pembelajaran berbasis pengulangan.