Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Entrepreneurial Village Based on Bioindustry Automatic Distillation Essential Oil to Optimize Jasmine Flower Products (Jasminum Sp.) in Jingah Habang Ilir Village Firdaus, Muhammad; Rahmasari, Fenny; Rahmah, Ghina Maulida; Mahindra, Haidil; Jannah, Noor; Hafidhah, Nor Jinan; Fadinah, Siti Rosyidah; Shabrina, Ahda; Fikriadi, Ahmad Bagas; Ibrahim, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa Vol. 2 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmf.v2i6.7534

Abstract

Banjar Regency is the largest flower production center in South Kalimantan. As one of the flower-producing areas, Jingah Habang Ilir Village has potential in flower processing. Based on this, to develop the Jasmine Flower (Jasminum sp.) industry in Jingah Habang Ilir Village and improve the quality of the Jasmine Flower essential oil product as a superior product so that it can make a village that has a distinctive attraction in the form of products from processed Jasmine Flowers, essential oil processing from jasmine flowers is carried out as one of the economic supports in Jingah Habang Ilir Village. The approach methods used are observation, socialization, and training. This approach provides understanding through field observations, involves active participation from various parties during socialization activities, and improves practical skills through training with direct examples in essential oil processing.
Pemodelan Regresi Spasial Berbasis Area Pada Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Provinsi Kalimantan Selatan Hafidhah, Nor Jinan; Sukmawaty, Yuana; Rahkmawati, Yeni
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.13.3.41-60

Abstract

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan indikator yang dapat memberikan gambaran tentang kualitas lingkungan hidup di suatu wilayah. IKLH digunakan sebagai alat evaluasi dalam berbagai program perbaikan kualitas lingkungan hidup dan sumber informasi untuk mendukung pengambilan kebijakan mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam perhitungan IKLH terdapat empat indikator, yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Lahan (IKTL), dan Indeks Kualitas Air Laut (IKAL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan jumlah kendaraan bermotor terhadap IKLH di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi spasial berbasis area. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan, meliputi 13 kabupaten/kota sebagai area pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Spatial Autoregressive Moving Average (SARMA) merupakan model terbaik untuk memodelkan faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap IKLH. Dari model SARMA diperoleh bahwa persentase jumlah penduduk, PDRB dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap IKLH di Provinsi Kalimantan Selatan. Koefisien determinasi sebesar 80,65% menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan keragaman IKLH secara kuat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan model SARMA yang mampu menangkap pengaruh spasial lag dan eror secara simultan, serta temuan hubungan positif PDRB terhadap IKLH yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas lingkungan.