Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Literasi Gizi Dengan Perilaku Makan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado C. Monangin, Vincy; Kapantouw, Nova H.; Kawengian, Shirley E. S.; Leonard Bolang, Alexander Sam
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2924

Abstract

Indonesia Emas 2045 merupakan visi besar yang dirancang untuk mewujudkan Indonesia sebagai Negara Nusantara yang Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan. Visi Indonesia Emas 2045 menargetkan terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan inovatif. Salah satu kunci untuk mencapainya adalah melalui perbaikan pola makan yang didukung oleh literasi gizi yang memadai. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia 2023 sebesar 43,3% penduduk Indonesia tidak tahu bahaya dan resiko dari makanan beresiko. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan antara literasi gizi dengan perilaku makan mahasiswa program studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan data primer lewat kuesioner google form. Hasil Dalam penelitian ini sebanyak 356 responden terlibat dalam penelitian ini, ditemukan bahwa 94,9% responden memiliki literasi gizi baik dan 99,7% responden memiliki perilaku makan baik. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Spearman untuk hubungan antara literasi gizi dan perilaku makan (p<0,001) menunjukkan hubungan yang signifikan pada subskala hunger (p<0,001), food responsive (p=0,004), satiety responsive (p<0,001), food fussiness (p<0,001), enjoyment food (p<0,001), dan slowness in eating (p<0,001). Temuan pada hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara literasi gizi dan kebiasaan makan pada subskala emotional under eating(p=0,339), dan emotional over eating(p=0,416). Kesimpulan Terdapat hubungan antara literasi gizi dan perilaku makan dan terdapat hubungan pada semua subskala AEBQ, kecuali pada subskala emotional, yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara keduanya.
Gambaran Pola Makan dan Status Gizi pada Siswa SD Negeri 72 Manado W. A. Soidi, Stevania; Susanna Kawengian, Shirley Everdina; Leonard Bolang, Alexander Sam
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i4.3170

Abstract

Anak usia sekolah dasar berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan kognitif yang pesat sehingga memerlukan pola makan yang seimbang sesuai Pedoman Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan RI. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola makan dan status gizi siswa SD Negeri 72 Manado. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang.Pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) yang mencakup kelompok makanan pokok, lauk pauk hewani dan nabati, sayur, buah, susu, minuman manis, dan jajanan. Status gizi diukur secara antropometri melalui Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMTU) berdasarkan standar Permenkes RI No. 2 Tahun 2020. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar siswa memiliki status gizi baik (83,6%), sedangkan 4,9% gizi kurang, 4,9% gizi lebih, dan 6,6% obesitas. Pola makan menunjukkan ketergantungan tinggi pada nasi putih sebagai makanan pokok harian, dengan variasi sumber karbohidrat lain yang masih terbatas. Konsumsi lauk pauk hewani dan nabati relatif baik dan bervariasi, sesuai anjuran gizi seimbang. Sebaliknya, frekuensi dan keragaman konsumsi sayur dan buah masih rendah; sebagian siswa hanya mengonsumsi sayur dan buah beberapa kali per minggu atau lebih jarang. Konsumsi susu cukup baik karena mayoritas siswa meminumnya secara rutin sekitar satu kali per hari. Pola makan siswa SD Negeri 72 Manado secara umum telah mendukung penerapan Pedoman Gizi Seimbang pada aspek konsumsi makanan pokok, lauk pauk, dan susu, serta menunjukkan pengendalian yang cukup baik terhadap minuman manis dan jajanan.