Salsabila, Zelvia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Perubahan Iklim Terhadap Usahatani dan Keberlanjutan Pangan di Desa Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang Salsabila, Zelvia; Rohmah, Farida; Arisandi, Devy
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

crop failure. Farmers' understanding of how to deal with climate change is necessary because the agricultural sector is highly dependent on and vulnerable to climate change. As a result, agriculture and climate change are closely intertwined. The purpose of this study is to evaluate farmers' level of awareness of current climate change and its impacts, especially on food crops. This research used descriptive qualitative research methods with data collection methods in the form of primary and secondary data. Primary data was taken from interviews with the community and observations at the research site. And for secondary data obtained from the BMKG website page and Kompas.id. Descriptive analysis is used in the data analysis plan. The research findings show that both farmers who failed to harvest and those who succeeded in harvesting have known and felt the changes that occurred, such as changes in the growing season, changes in temperature, changes in rainfall, extreme weather and pest attacks. However, farmers are still unable to define what climate change is. Farmers endure lower yields, more pest attacks, higher probability of crop failure, and lower farmer income as a result of climate change, among other impacts. Farmers who experience crop failure usually resort to the following three ways first, borrowing money from friends, family, or neighbors second, doing side jobs such as being a construction worker, farm laborer on a neighbor's farm, or being a motorcycle taxi driver and third, using savings from the previous harvest.
Pemanfaatan Sampah Organik dalam Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Meningkatkan Laju Resapan Air di Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram Budianto, Muh Bagus; Salehudin; Saidah, Humairo; Negara, IDG Jaya; Setiawan, Ery; Salsabila, Zelvia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13783

Abstract

Sampah organik berkisar antara 50-60% dari total sampah Sampah organik adalah limbah dari sisa-sisa makhluk hidup yang dapat terurai secara alami melalui pembusukan. Desa Karang Taliwang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Cakranegara yang sebagian besar wilayahnya adalah permukiman. Selain sampah permasalahn yang sering terjadi adalah genangan air. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah organik yang dimasukkan ke dalam LRB untuk meningkatkan laju resapan air. Sampah organik yang digunakan berupa sampah dedaunan kering, sampah dapur rumah tangga dan campuran dari keduanya. Hasil uji di lapangan menunjukkan sampah campuran dedaunan kering dengan sampah dapur rumah tangga menunjukkan laju resapan rata-rata tertinggi yaitu 51,39 cm/jam, kemudian disusul dengan sampah dapur rumah tangga rata-rata sebesar 47,02 cm/jam dan terakhir sampah dedaunan kering dengan laju resapan rata-rata sebesar 46,12 cm/jam. LRB dengan bahan pengisi campuran memiliki efektifitas yang cukup tinggi yaitu 36%.