Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Involvement of Local Strong People in the 2018 Pamekasan Regional Election Rofiie, Moh; Mariyah, Chusnul; Murod, Mamun
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i4.5583

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan peran elite lokal dalam perpolitikan, utamanya pasca diberlakukan sistem desentralisasi yang memberikan hak kepada daerah-daerah untuk mengelola daerah secara mandiri, termasuk dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pada situasi tersebut para elite lokal memiliki keleluasaan untuk terlibat dalam Pilkada. Karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran para elite lokal yang memiliki pengaruh signifikan dalam masyarakat, dalam hal ini yaitu Kiai, Belater, dan Juragan di Kabupaten Pamekasan. Mereka adalah orang-orang kuat lokal yang mampu mempengaruhi dan mengendalikan masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Status dan Peran (Linton, 1936), Teori Local Strongmen/Local Bossism (Migdal, 1988; Sidel, 2005), dan Teori Patron-Klien (Scott, 1972). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis. Dalam proses pengumpulan data menggunakan dua metode, yaitu: pertama, studi literatur dan wawancara mendalam.Temuan penelitian ini menguatkan penelitian terdahulu tentang keberadaan orang-orang kuat lokal seperti kiai, belater, dan juragan terkait perannya dalam masyarakat, utamanya dalam perpolitikan tingkat lokal. Mereka memiliki sumber kekuasaan dan cara-cara tersendiri dalam mempengaruhi masyarakat untuk mengikuti keinginannya. Keterlibatan mereka dalam Pilkada Pamekasan 2018 dipengaruhi oleh faktor agama, eksistensi, dan ekonomi. Mereka memanfaatkan kekuatan relasi, ekonomi, bahkan dengan ancaman. Kiai memiliki kepentingan memilih pemimpin yang paling memenuhi kualifikasi sesuai ajaran Islam, sedangkan belater memiliki kepentingan eksistensi dan keuntungan materi. Adapun kepentingan juragan adalah untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya