suryantara, a.a bagus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas X Kabupaten Badung suryantara, a.a bagus; Kumara Dewi, Ni Wayan Rika
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 2 (2023): JSH: Jurnal Skala Husada-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i2.3143

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor kunci keberhasilan penatalaksanaan hipertensi adalah kepatuhan dalam meminum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat sangat diperlukan untuk mengendalikan tekanan darah pada pasien hipertensi untuk menghidari terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 133 pasien hipertensi di suatu Puskesmas di Kabupaten Badung yang dipilih dengan menggunakan teknik acak sederhana. Kriteria inklusi meliputi pasien yang terdiagnosa medis hipertensi oleh Dokter dan pasien hipertensi yang berkunjung untuk berobat ke Puskesmas. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square, has?l dari penelitian menunjukan Bahwa responden yang memiliki motivasi tingi sebanyak (53,6%) dan responden yang mendapat dukungan keluarga tinggi sebesar (66,2%). Hasil uji statistik korelasi menunjukkan ada pengaruh yang Kuat antara motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa dimana responden yang memiliki motivasi tinggi dan dukungan keluarga yang tinggi akan berpengaruh kuat terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Diri Pasien DM Tipe 2 Mahardika, I Made Rai; Suryantara, A.A Bagus
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH): Volume 21, No 2, Tahun 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i2.3818

Abstract

Latar belakang: DM tipe 2 merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup sehingga membutuhkan perawatan dalam jangka waktu yang lama. Jika penyakit ini tidak dikelola dengan baik maka dapat mengakibatkan terjadinya kegawatan diabetes. Adapun upaya pencengahan diabetes melitus tpe 2 yaitu perilaku manajemen diri. Namun demikian masih banyak pasien dengan penyakit DM tipe 2 ditemukan tidak melakukan manajemen diri dengan baik bahkan mereka baru menyadari menderita diabetes Ketika sudah mengalami komplikasi. Menajemen diri yang kurang baik bisa disebabkan oleh berbagai factor, salah satunya adalah dukungan keluarga yang kurang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen diri pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas I Denpasar selatan pada periode bulan mei - juli 2024. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalan deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Pada penelitian ini di tetapkan sejumlah 90 sampel dan pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data diambil secara langsung dari subjek penelitian dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran tingkat dukungan keluarga peneliti menggunakan kuesioner Hensarling’s Diabetes Family Support Scale (HDFSS) dan pada manajemen diri diukur menggunakan kuesioner DSMQ (Diabetes Self-Management Questionnaire) yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden berada pada rentang usia lansia akhir (65 tahun) sebesar 52,2%, berjenis kelamin perempuan (54,4%) dan lama menderita 2 tahun (52,2%). Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga yang baik (57,8%) dan memiliki manajemen diri dalam kategori baik (53,3%). Peneliti melakukan analisa uji bivariat untuk mengetahui hubungan antara dua variable menggunakan uji Chi-Square dan didapatkan hasil nilai p value = 0,002 ( 0,005). Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen diri pasien Dm tipe 2.