Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN ORGANISASI PT. ADILUHUNG SARANASEGARA INDONESIA (ASSI) DALAM KOMUNIKASI STRATEGIS DI INDUSTRI PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN Hardinar; Abrar Ghazy Hardian; Kania Adilla Libriana; Aldira Plora Saleri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2174

Abstract

PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia (ASSI) merupakan perusahaan terkemuka di industri galangan kapal yang aktif menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui program ASSI PEDULI. Perusahaan ini telah beroperasi selama lebih dari dua dekade dan memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi maritim Indonesia. Dalam upaya mendukung pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, perusahaan ini menjalin kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan, termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi. Program kemitraan ini mencakup transfer teknologi, pelatihan keterampilan teknis, dan pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri maritim. Inisiatif seperti kuliah lapangan, penyediaan lokasi magang, dan pemeriksaan kesehatan untuk warga desa menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. PT. Adiluhung juga memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan mengadakan program pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat lokal. Selama pandemi COVID-19, PT. Adiluhung juga mengambil langkah-langkah pencegahan yang komprehensif untuk melindungi kesehatan karyawan dan masyarakat sekitar. Langkah-langkah ini meliputi distribusi alat pelindung diri, penyediaan fasilitas kesehatan darurat, dan kampanye edukasi protokol kesehatan. Melalui evaluasi program CSR yang sistematis, PT. Adiluhung berupaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
DAUL VS TONGKLEK : NEGOSIASI IDENTITAS BUDAYA DALAM LANSKAP DIGITAL ANTARA MADURA DAN TUBAN Abrar Ghazy Hardian
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2199

Abstract

Artikel ini membahas fenomena pergeseran budaya antara masyarakat Madura dan Tuban yang timbul akibat polemik mengenai alat musik tradisional Daul dan Tongklek. Konflik ini terjadi di dalam konteks digital, yaitu pada ruang media sosial, yang kini menjadi tempat baru dalam hal pencitraan dan perundingan serta negosiasi identitas budaya. Menggunakan kerangka komunikasi lintas budaya serta literasi digital dan kritis, penelitian ini mengkaji bagaimana identitas budaya dimediasi oleh platform digital dan opini publik di dunia maya. Identitas budaya tidak lagi ada dalam ruang fisik yang stabil, melainkan secara dinamis direpresentasikan secara virtual dalam ruang yang terbuka dan seringkali tidak stabil. Proses digitalisasi budaya menghasilkan ketegangan simbolis karena batas-batas identitas budaya bersifat cair dan dapat diperebutkan secara aktif. Dalam konteks ini, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk komunikasi, melainkan sebagai arena untuk perjuangan atas makna dan klaim budaya. Artikel ini melampaui penjelasan tentang konflik budaya dengan melihat etika komunikasi, politik representasi simbol, dan kekuasaan di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pemahaman isu-isu komunikasi lintas budaya dalam konteks era digital, terutama konflik identitas yang beragam secara lokal dan global.