Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NILAI SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA DIAMKU ADALAH SEBUAH KERINDUAN KARYA RUDI REMAKONG (SOSIOLOGI SASTRA) Fiona Aulia Rosanti; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai sosial dalam naskah drama Diamku Adalah Sebuah Kerinduan karya Rudi Remakong melalui pendekatan sosiologi sastra. Drama ini merepresentasikan dinamika emosi dan hubungan antarmanusia dalam menghadapi kerinduan, tekanan sosial, dan ketenangan yang sarat makna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap dialog dan tindakan para tokohnya. Berdasarkan teori Zubaedi, penelitian ini berfokus pada tiga kategori nilai sosial: kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Hasil analisis menunjukkan bahwa naskah ini mengandung beragam ekspresi kasih sayang seperti cinta, pengabdian, panjang umur, kekeluargaan, dan kepedulian. Nilai tanggung jawab dilihat dari sikap menerima, kewajiban moral, dan kedisiplinan tokoh dalam menjaga perasaan dan hubungan. Mengenai nilai keserasian hidup yang diwujudkan dalam upaya para tokoh menciptakan keadilan dan kerja sama di tengah konflik. Drama ini tidak hanya menyuguhkan cerita yang emosional dan puitis, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan kehidupan modern. Melalui diam dan kerinduan, drama ini mengajarkan makna pengorbanan, keberanian mencintai, serta pentingnya menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
STRATEGI CAMPUR KODE DALAM PODCAST PWK CATHEEZ DAN PRAZ TEGUH PADA YOUTUBE HAS CREATIVE Fiona Aulia Rosanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fvmqe271

Abstract

Penelitian ini ditunjukan untuk menjelaskan jenis dan metode campur kode yang diterapkan oleh Catheez dan Praz Teguh di podcast PWK pada saluran YouTube HAS Creative. Fenomena campur kode menarik perhatian karena mencerminkan bagaimana kaum muda memanfaatkan bahasa untuk menunjukan identitas, kedekatan, dan inovasi dalam interaksi digital. Riset ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data melalui observasi terhadap percakapan dalam podcast. Temuan peneliti memperlihatkan bahwa bentuk campur kode yang teridentifikasi meliputi campur kode di tingkat kata dan campur kode di tingkat frasa. campur kode dalam kata melibatkan penambahan elemen dari bahasa asing seperti bahasa Inggris awkward, private, bully, ngedate dan bahasa lokal seperti bahasa Jawa ngawur, to, kon. Disisi lain, campur kode di tingkat frasa muncul dalam kombinasi ungkapan seperti gatheli kon, batinku bangsit sawet aku cok, dan koko ku, yang mencakup kombinasi bahasa Indonesia, Jawa, gaul, serta Mandarin. Penerapan campur kode dalam podcast ini berfungsi untuk memberikan elemen humor, memperkuar interaksi antara pembicara dan pendengar, menggambarkan identitas sosial penutur di era digital