Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI SOLUSI LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SUNGAI BADAK KABUPATEN MESUJI M. Nuzulul Ulum; Amri Saputra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9mwvhr76

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan akses terbatas terhadap pangan bergizi dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai solusi lokal dalam upaya pencegahan stunting di Desa Sungai Badak, Kabupaten Mesuji. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif melalui survei awal, wawancara semiterstruktur, observasi lapangan, pelatihan budidaya TOGA, serta pendampingan teknis secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TOGA secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait gizi dan kesehatan, serta mendorong perubahan perilaku konsumsi pangan yang lebih sehat. TOGA berperan tidak hanya sebagai sumber nutrisi tambahan tetapi juga sebagai pengobatan awal alami untuk gangguan kesehatan ringan. Tanaman seperti daun katuk, kunyit, dan jahe terbukti memiliki kandungan zat gizi dan senyawa bioaktif yang mendukung pertumbuhan anak dan imunitas tubuh. Selain itu, program ini juga memperkuat ketahanan pangan keluarga, mendorong pelestarian lingkungan, dan membentuk karakter masyarakat yang mandiri serta peduli terhadap kesehatan. Dengan demikian, TOGA dapat menjadi model intervensi berbasis komunitas yang efektif, berkelanjutan, dan sesuai konteks lokal dalam upaya penanggulangan stunting di wilayah pedesaan.
ANALISIS TREN PENELITIAN AUGMENTED REALITY DALAM PENDIDIKAN DASAR DI DUNIA: TINJAUAN R BIBLIOSHINY Ahmad Bayu Permana; Adhi Setiyawan; M. Nuzulul Ulum
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/710ts688

Abstract

This study analyzes global research trends on Augmented Reality in elementary education using a bibliometric approach through R Biblioshiny, based on 104 Scopus-indexed publications from 2019 to 2025. The findings indicate that Augmented Reality research is in a stable growth phase, with a publication growth rate of 6.24%, an average of 16.81 citations per document, and an international collaboration rate of 24.04%. Keyword visualizations reveal dominant themes such as augmented reality, students, motivation, learning systems, and elementary school, indicating a strong focus on pedagogical effectiveness and immersive learning experiences. Source and authorship analyses show that academic influence remains fragmented with moderate H-index values, while network collaboration illustrates clusters that are not yet fully integrated globally. These findings affirm that Augmented Reality research in elementary education is evolving toward an interdisciplinary approach, particularly in science learning, the enhancement of critical thinking skills, and the integration of emerging technologies such as mobile learning and the metaverse.