Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penetapan Nilai Mahar Dalam Suku-Suku Perkawinan Di NTT Jena, Marie Teresa Avilla Manbait; Kenas, Familia Fernanda; Hartono, Margareth Joane Prima; Sartin, Maria Oktavia; Lian, Yohanes Pemandi
JUEB : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jueb.v3i1.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penetapan nilai mahar pada suku-suku di Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data, yang digunakan dalam penelitian ini adalah kegiatan analisis deskriptif kualitatif dimana pekerjaannya mencakup cara-cara pengumpulan, menyusun, mengelola, menyajikan, dan menganalisis data. Penelitian ini dilakukan Kota Kupang dengan mengambil daerah Nusa Tenggara Timur secara keseluruhan yang menjadi pokok pembahasan mengenai nilai mahar suku-suku di Nusa  Tenggara Timur. Adapun teknik pengumpulan data, yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi keputusan dan wawancara. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan yaitu  Mahar pada suku-suku di Nusa Tenggara Timur.
Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal: Strategi Ekonomi Kreatif dan Kemandiriaan Masyarakat Desa Tuakole De Sousa, Bonavasia Vicenta; Fahik, Gradiana Imakulata; Oki, Theresia Anggraeni; Beda, Angela Letisia; Sartin, Maria Oktavia; Musu, Maria Giska Ariella; Gamatara, Maksimilianus Paulus Jati
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): PRAXIS Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/m6ds3e21

Abstract

Program pengabdian di Desa Tuakole, Kabupaten Timor Tengah Selatan bertujuan mengembangkan kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui inovasi produk olahan pisang “Uki Namin”. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi yang melibatkan ibu-ibu PKK serta pemuda desa. Pelatihan mencakup teknik pengolahan, pengemasan, branding, pemasaran digital, serta manajemen keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap inovasi produk, ditandai dengan kemampuan mereka menjelaskan tahapan produksi hingga menciptakan varian rasa seperti original, balado, dan gula air. Inovasi ini meningkatkan nilai ekonomi pisang dari Rp5.000 menjadi Rp45.000 per kemasan sekaligus membentuk identitas produk khas desa yang berpotensi memperluas pasar. Program ini membuktikan bahwa pelatihan praktis mampu mentransfer keterampilan, meningkatkan pendapatan, serta menumbuhkan kesadaran keamanan pangan, sehingga dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.