Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Mobile Website Direktori Coffee Industry Kota Malang Dalam Mendukung “Café Hopping” Kahfi, Reyza Dwi Dzulqarnain; Irfansyah, Irfansyah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.3555

Abstract

Pertumbuhan industri kopi di Kota Malang menciptakan tantangan bagi pelaku usaha dan penikmat kopi. Fenomena "cafe hopping" menjadi tren yang menarik perhatian, namun kesulitan dalam mencari kedai kopi yang sesuai menimbulkan hambatan. Penelitian ini merancang mobile website Direktori Coffee Industri Kota Malang dengan pendekatan design thinking dan Elements of User Experience. Dengan melibatkan pemilik kedai, penikmat kopi, dan HIPMI Kota Malang, hasil perancangan diharapkan mampu mengatasi hambatan tersebut, memberikan informasi yang efektif, dan mendukung pertumbuhan industri kopi di Kota Malang.
Perancangan Desain Kemasan UMKM Bubuk Kopi di Malang Sebagai Upaya Pengembangan Target Pasar : Penelitian Kahfi, Reyza Dwi Dzulqarnain
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5574

Abstract

Pertumbuhan industri kopi di Indonesia mendorong pelaku usaha untuk melakukan strategi reposisi produk guna menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan merancang desain kemasan produk bubuk kopi dari Vosco Coffee di Kota Malang sebagai upaya pengembangan target pasar dari segmen menengah ke atas menuju pasar menengah ke bawah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis identitas visual merek, yang kemudian dipadukan dengan pendekatan Design Thinking meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan utama terletak pada perancangan kemasan yang mampu menghadirkan kedekatan emosional dengan target market tanpa menghilangkan identitas merek. Konsep desain diarahkan pada visual vernakular khas Malang dengan nuansa retro atau jadul yang komunikatif, menggunakan ilustrasi ekspresif, tipografi dekoratif, serta warna kontras yang merepresentasikan karakter lokal. Pendekatan ini menghasilkan desain kemasan yang lebih membumi, mudah diterima, serta mampu membangun diferensiasi di tengah persaingan pasar. Dengan demikian, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang strategis dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat positioning merek.