Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Status Gizi Kurang pada Balita Irmayani; Wahdaniyah; Supyati
Nutrition Science and Health Research Vol 2 No 1 (2023): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adequate nutrition for toddlers is crucial, especially during the First 1000 Days of Life, to support optimal growth and development. Malnutrition in toddlers can lead to issues such as stunting, wasting, and increased disease risk. This study aims to determine the effect of supplementary feeding (PMT) on the nutritional status of undernourished toddlers in the Katumbangan Health Center area. The research used a quantitative method with a pre- experimental one-group pretest-posttest design. The population consisted of 42 undernourished toddlers aged 11-59 months, also used as samples through total sampling. Data were collected through anthropometric measurements of weight and height before and after the 30-day PMT intervention. Data analysis used the Wilcoxon test to identify differences in nutritional status before and after the intervention. The results showed a significant improvement in nutritional status after PMT, with 47.6% of the toddlers improving from malnourished to normal status. Statistical tests showed a p-value of 0.002, indicating a significant difference. In conclusion, PMT is effective in improving the nutritional status of toddlers, and it is recommended to continue the program to reduce the prevalence of malnutrition in the area.
Pengetahuan Gizi Ibu Hamil KEK Sebelum dan Sesudah Edukasidi Kecematan Pamboang Sahrir, Nur Zakiah; Annisa , Nurul; Aryanti , Novi; Supyati
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v5i2.35793

Abstract

Latar belakang : Ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi KEK pada ibu hamil sebesar 17,3%, dan meskipun menurun menjadi 16,9% pada tahun 2023, angka tersebut masih di atas target nasional 10% pada tahun 2024. Kondisi KEK berisiko menimbulkan komplikasi seperti perdarahan, preeklamsia, persalinan prematur, serta berat badan lahir rendah pada bayi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu hamil dengan KEK di Desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. Metode : Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel diberi pretest kemudian diberikan edukasi gizi berupa penyuluhan dan sesi tanya jawab pada ibu hamil selanjutnya di beri posttest. Sampel terdiri atas 12 ibu hamil KEK yang dipilih secara purposif. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi kehamilan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi gizi seimbang. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil : Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan sebelum edukasi sebesar 86,25 dan setelah edukasi sebesar 85,83 dengan nilai p = 0,7751 (p > 0,05). Hal ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi gizi seimbang yang dilakukan satu kali belum mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil KEK secara signifikan. Diperlukan pendekatan edukasi yang lebih interaktif, penggunaan media audiovisual, serta pelaksanaan edukasi secara berulang dan berkelanjutan agar dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu hamil.