Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Mortalitas Larva Nyamuk yang Terdedah Larvasida dari Ekstrak Daun Sirih dan Kemangi pada Konsentrasi 1,5% Anisa, Riska; Setyaningsih, Endang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.935 KB)

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang tergolong Arthropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili Flaviviridae. Data tiga tahun terakhir dari perkembangan kasus DBD menunjukkan bahwa jumlah penderita DBD pada 2017 sebanyak 68.407 orang, 2018 sebanyak 53.075 orang dan 2019 sebanyak 13.683 orang. Selama ini kasus peningkatan kasus DBD diatasi dengan menggunakan larvasida sintetis, sedangkan larvasida sintetis menimbulkan dampak negatif pada lingkunga. Untuk itu diperlukan adanya larvasida nabati untuk mengendalikan vektor melalui pemberantasan larva atau jentik nyamuk. Larvasida nabati biasanya berasal dari tanaman. Tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai larvasida nabati harus memiliki senyawa kimia khusus seperti senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri. Beberapa senyawa tesebut terdapat pada daun sirih dan daun kemangi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mortalitas larva nyamuk yang terdedah larvasida dari ekstrak daun sirih dan kemangi pada konsentrasi 1,5%. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan rancangan acak lengkap menggunakan satu perlakuan dan tiga kali ulangan. Ekstrak daun sirih dan kemangi di maserasi dengan etanol 96% dan di destilasi kemudian dibagi tiga perbandingan yaitu 1:1, 1:2 dan 2:1 selanjutnya masing-masing perbandingan diaplikasikan pada larva nyamuk. Parameter yang diamati yaitu gambaran tingkat mortalitas larva nyamuk yang terdedah larvasida nabati pada berbagai variasi perbandingan ekstrak. Data hasil pengamatan mortalitas dianalisis dengan cara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun sirih dan kemangi pada konsentrasi 1,5% mampu membunuh larva nyamuk sebesar 80% pada kurun waktu 1440 menit pada perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1. Dari hasil penelitian tesebut dapat ditarik kesimpulan bahwa larvasida nabati dari ekstrak daun sirih dan daun kemangi dengan konsentrasi 1,5% dapat memberikan gambaran tingkat mortalitas larva nyamuk yang dinilai tinggi karena melebihi 50%.
Peran Falsafah Pendidikan dalam Membentuk Pandangan Dunia dan Etika Umat Beragama Anisa, Riska; Latifah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1520

Abstract

Falsafah pendidikan berfungsi sebagai landasan normatif dan metodologis dalam membentuk worldview (pandangan dunia) dan etika umat beragama. Dengan menyinergikan dimensi epistemologis (sumber pengetahuan), ontologis (hakikat eksistensi), dan aksiologis (nilai), falsafah pendidikan membantu merumuskan tujuan pendidikan religius yang tidak hanya mentransfer pengetahuan teologis tetapi juga menumbuhkan kapasitas reflektif, tanggung jawab moral, dan kompetensi sosial. Studi empiris menunjukkan bahwa pendidikan yang menempatkan pembelajaran worldviews sebagai bagian dari keseluruhan budaya sekolah dipandang penting oleh guru dan berdampak pada kehidupan beragama peserta didik. Dalam konteks pluralitas dan tantangan digital, pendidikan agama yang berakar pada falsafah pendidikan dapat memperkuat etika keberagamaan, moderasi, serta literasi moral digital. Oleh karena itu, integrasi falsafah pendidikan ke dalam kurikulum, kebijakan sekolah, dan pengembangan profesional guru menjadi langkah strategis untuk membentuk pandangan dunia dan etika yang kritis, inklusif, dan kontekstual.