Assyifa, Adelia Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN AKAR BILANGAN KOMPLEKS Afwa, Naila; Assyifa, Adelia Putri; Nur Fitriani, Silva; Mahmudah, Umi
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 3 (2024): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis mahasiswa dalam menyelesaikan soal akar bilangan kompleks pada mata kuliah Fungsi Variabel Kompleks. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 3 mahasiswa semester 6 Prodi Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Proses analisis datanya meliputi beberapa langkah: reduksi data, kategorisasi data, sintesis, dan diakhiri dengan penyusunan hipotesis kerja yang menjadi fondasi bagi teori substantif penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan matematika tinggi mampu menunjukkan semua indikator penalaran matematis, yaitu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menarik kesimpulan, dan memeriksa kesahihan argumen. Subjek dengan kemampuan matematika sedang mampu menunjukkan tiga indikator, yaitu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan. Sedangkan subjek dengan kemampuan matematika rendah hanya mampu menunjukkan dua indikator, yaitu mengajukan dugaan dan melakukan manipulasi matematika.  ABSTRACT This research aims to analyze students' mathematical reasoning abilities in solving complex number root problems in the Complex Variable Functions course. This research used a qualitative descriptive method with the subjects being 3 6th semester students of the Mathematics Education Study Program at UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan who has high, medium and low mathematics abilities. The data collection techniques used were written tests and interviews. The data analysis process includes several steps: data reduction, data categorization, synthesis, and ends with the preparation of a working hypothesis which becomes the foundation for the research's substantive theory. The research results showed that subjects with high mathematical abilities were able to demonstrate all indicators of mathematical reasoning, namely making conjectures, carrying out mathematical manipulations, drawing conclusions, and checking the validity of arguments. Subjects with moderate mathematical abilities were able to show three indicators, namely making conjectures, carrying out mathematical manipulations, and drawing conclusions. Meanwhile, subjects with low mathematical abilities were only able to show two indicators, namely making conjectures and carrying out mathematical manipulations.
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Teori Van Hiele Pada Model Flipped Classroom Berbantuan GeoGebra Siswa MTs Muhammadiyah Kajen Assyifa, Adelia Putri; Nalim, Nalim
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan berpikir siswa serta faktor pendukung pemahaman konsep matematis pada materi segi empat melalui penerapan model Flipped Classroom berbantuan GeoGebra. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIII B MTs Muhammadiyah Kajen yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa berada pada tahapan berpikir Van Hiele yang berbeda. Siswa kategori tinggi berada pada Tahap Abstraksi (Level 2) dan Tahap Hubungan (Level 3), ditandai dengan kemampuan mengklasifikasikan bangun segi empat berdasarkan sifat geometris serta menerapkan konsep dan algoritma secara sistematis. Siswa kategori sedang berada pada Tahap Analisis (Level 1), mampu mengenali dan mengeksplorasi sifat bangun, namun pemahaman konseptualnya masih didominasi pendekatan prosedural. Sementara itu, siswa kategori rendah berada pada Tahap Visualisasi (Level 0), dengan pemahaman terbatas pada pengenalan bentuk visual. Faktor pendukung utama bagi siswa kategori sedang dan rendah adalah visualisasi dinamis GeoGebra yang membantu klarifikasi konsep, sedangkan siswa kategori tinggi didukung oleh kemampuan mengintegrasikan materi Pre-Class dengan aktivitas In-Class.